SUBANG - Ketua Umum Pengprov Muaythai Jabar, Rahyang Mandalajati Evi Silviadi Sanggabuana menyatakan setelah menjalankan Babak Kualifikasi (BK) PON XXI tahun 2024 yang berlangsung 20 - 27 Agustus lalu tahun 2023, di Gelora Pancasila, Surabaya.
Atlet Muaythai Jabar tidak diistirahatkan dan terus melakukan latihan di daerahnya masing masing. Hal ini, dilakukan agar kondisi atlet tetap prima.
Evi mengatakan, Cabor muay thai mulai tanggal 9 Januari 2024 telah memasuki Pelatda PON XXI/2024. Semua atlet yang berjumlah 32 plus pelatih sudah berkumpul semua.
Evi berharap untuk kebutuhan semua atlet muay thai kalau bisa disegerakan, baik dari segi makanan, vitamin dan juga kebutuhan akomodasi serta peralatan.
“Khusus soal peralatan, saya berharap harus segera dipersiapkan oleh KONI Jabar karena peralatan untuk latihan itu seperti glove, padding pad dan kick pad dalam beberapa kali latihan sudah mulai rusak. Dengan peralatan yang tidak memadai tentu rentan cedera untuk atlet,” tutur Evi.Saat dihubungi RRI,Rabu (10/1/2024).
Menurut Evi, pelatda muay thai dari Januari sampai September menimbulkan efek positif untuk atlet, yakni ketajamannya akan terpenuhi. Evi optimis saat ini – menyangkut pelatda, persiapan KONI jauh lebih matang dibanding saat babak kualifikasi.
“Kondisi ini membuat atlet muay thai Jabar ke PON nanti akan lebih siap, disamping saya sendiri sudah mendapatkan formulanya untuk pencapaian terbaik. Namun demikian itu bisa dilakukan bila ada sinergitas antara cabor dengan satlak,” ungkap Evi.
Satlak – diharapkan Evi, mampu melayani setiap kebutuhan atlet dengan baik, mudah diajak komunikasi. Dan yang paling utama itu adalah satlak siapa yang bertanggungjawab terhadap cabor muay thai misalnya.
“Untuk hal itu kami harus segera mendapatkan informasi sehingga bisa berkoordinasi dengan baik. Kami bisa melakukan sharing antara satlak dengan cabor. Jadi jangan sampai ada kevakuman komunikasi antara satlak dengan cabor kami,” ujar Evi. *** (Adi)