BANDUNG – Pelatda cabang olahraga gulat yang diproyeksikan menuju PON XXI/2024 mendapat pengawalan ketat dari pelatih asal Korea Selatan dan berkolaborasi dengan pelatih lokal.
Karena itu, program latihan seperti meminum obat tiga kali dalam sehari. Meski demikian, seluruh atlet secara antusias mengikuti program latihan yang diberikan mulai dari fisik hingga teknik.
Manajer Tim Gulat Jawa Barat, Laga Sudarmadi, mengatakan, seluruh atlet akan ditempa setahap demi setahap khususnya pada latihan fisik.
"Latihan fisik sendiri sudah kita lakukan sejak 8 Januari 2024. Untuk masalah fasilitas memang belum terealisasi sepenuh, namun tim Gulat PON Jabar tetap berlatih. Kita latihan fisik, ditempa terus oleh pelatih Korea dan pelatih kita,” kata Laga menjelaskan, Senin 5 Februari 2024.
Menurutnya, cabang olahraga Gulat Jawa Barat juga akan melakukan upaya semaksimal mungkin untuk meraih target 5 medali emas dari KONI Jabar di PON XXI Aceh-Sumut nanti.
Terkait dukungan fasilitas seperti peralatan maupun lainnya, Laga menambahkan, cabang olahraga Gulat untuk sementara memenuhi kebutuhan prioritas secara mandiri.
“Latihan sudah mulai dari tanggal 8 Januari dan kita peralatan, semuanya kita penuhi. Terus untuk makan atlet udah kita penuhi juga. Dari KONI memang belum sampai juga,” katanya menambahkan lagi.
Akan tetapi katanya, suplemen dan vitamin bagi atlet untuk saat ini menjadi prioritas mengingat latihan yang diberikan oleh para pelatih cukup berat yaitu tiga kali dalam sehari.
Dari sisi venue pertandingan di PON XXI nanti, cabor Gulat akan bertanding di Kota Binjai Sumatera Utara. Laga mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi sekaligus melakukan survey termasuk segi penginapan untuk atletnya yang tidak jauh dari arena.
“Gulat itu berbeda. Sudah penimbangan, istirahat dan sebagainya saya sarankan ke KONI Jawa Barat, bahwa homebased kita tidak jauh dari Gor Gulat di Binjai. Target 5 emas di PON XXI nanti bakal tercapai. Apalagi dalam waktu dekat bakal digelar selekda, sehingga Cabor Gulat PON XXI Jabar dapat merekrut atlet-atlet yang potensial untuk menyumbangkan emas, untuk mewujudkan Jabar hattrick PON," katanya memungkasi. *** (Rief)