BANDUNG - Menghadapi PON XXI, Cabor Muaythai Jawa Barat sudah mengintensifkan pemusatan pelatihan awal Januari 2024. Untuk tahap awal, meski masih bersifat umum, program peningkatan daya tahan tubuh dan fisik sudah disiapkan.
Ketua Umum Pengda Muaytha Jawa Barat Rahyang Mandalajati Evi Silviadi Sanggabuana mengatakan, kondisi atlet Muaythai Jabar saat ini cukup baik.
“Masih persiapan umum. Tapi kita lagi meningkatkan daya tahan tubuh dan persiapan untuk kekuatan fisiknya,”ucap Evi ketika dihubungi Sabtu, (10/2/2024).
Disinggung mengenai dukungan KONI Jawa Barat untuk Pelatda Muaythai, menurut Evi pihaknya memaklumi dan memahami kondisi KONI Jawa Barat. Muaythai Jabar dikatakannya, mengikuti kebijakan – kebijakan KONI Jawa Barat.
“Kita memahami kondisi di KONI, kita mengikuti apa yang menjadi kebijakan. Setelah kita juga mendapatkan penjelasan, ya harus bagaimana lagi, kita ikuti,”ujar Evi.
Pelatda PON XXI Jawa Barat saat ini, masih terkendala dengan dukungan dana dari Pemprov Jawa Barat yang belum turun. Sehingga menghambat pengadaan fasilitas sarana maupun prasarana, termasuk akomodasi atlet.
Evi juga menjelaskan, pihaknya berencana akan melakukan tryout (TC) ke negara asal Muaythai, yakni Thailand, mengingat even uji tanding di negara gajah putih itu cukup banyak.
“Atlet mendapatkan banyak pengalaman dan juga meningkatkan percaya diri atlet. Mudah-mudahan anak-anak ini tidak ada kendala sampai bulan Mei, dan Juni-Juli awal kita sudah TC,”ujarnya.
Disinggung mengenai target, Evi optimis anak asuhannya dapat meraih prestasi di PON XXI nanti. Dari hasil babak kualifikasi (BK) PON XXI, Muaythai Jabar meraih peringkat teratas.
Evi berharap wasit pertandingan di PON XXI nanti memiliki integritas, sehingga tidak melakukan kecurangan yang merugikan tim Muaythai Jawa Barat. *** (Adi)