BANDUNG -Asisten pelatih tim Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) PON XXI Jabar Cabang Olahraga (Cabor) tinju Dadan Amanda minta KONI Jabar jangan mengurangi kuota atau jumlah atletnya yang akan bertanding di arena PON XXI Aceh-Sumut 2024.
"Kita sedang mengupayakan untuk cabor tinju atletnya dapat dikirim semua tanpa ada pengurangan. Karena cabor tinju meloloskan 16 atlet pada 2 kali BK PON. Kita dapat medali semuanya. Saya pikir itu menjadi modal berharga bagi cabor tinju,"ucap Dadan yang dihubungi Rabu (14/02/2024)
Dikatakan mantan atlet tinju peraih 3 kali medali emas di PON Riau 2012, PON 2016 dan PON 2021 Papua ini, dirinya sangat menyayangkan jika jumlah atletnya dikurangi KONI Jawa Barat.
"Sangat disayangkan sekali jika cabor kami dikurangin. Karena potensi kami sangat besar untuk menyumbangkan medali,"harap Dadan yang juga ASN Dispora Jabar ini.
Terkait Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Dadan menyebutkan semua atlet tinju sudah menjalaninya dengan disiplin. "Kondisi para atlet Alhamdulillah baik-baik semua. Kami baru masuk Pelatda pada Januari minggu ketiga,"ujarnya.
Sebagai tahap awal pelakaanaan Pelatda tentunya sebut Dadan adalah penyesuaian dan mengikuti tes fisik yang dilaksanakan KONI Jabar. Pada kesempatan itu Dadan mengatakan jika Makan dan minum (Mamin) dikelola sendiri.
"Alhamdulillah Mamin aman. Mamin cukup banget. Malah lebih dari cukup. Karena kita kelola sendiri kita punya dapur dan punya chief sendiri. Sehingga tidak ada atlet yang mengeluh masalah makan,"ucap Dadan.
Bahkan katanya dengan mengelola Mamin sendiri, tidak hanya Mamin yang terpenuh. Bahkan buah-buah pun terpenuhi.
"Dengan anggaran makan yang diberikan KONI Jabar dan dikelola sendiri, semua sangat cukup. Termasuk menenuhi kebutuhan buah buat atlet.Terimakasih KONI Jabar dan terimakasih pak Budiana,"pungkas Dadan. *** (Bang)