BANDUNG - Tim pelatih judo Jabar pelihara kondisi fisik dan teknik atlet selama bulan Ramadhan pada program pemusatan latihan daerah (Pelata) Jabar menuju PON XXI/2024 meski ada penurunan volume latihan.
"Tidak mungkin latihan kami lakukan sama seperti hari-hari biasa. Karena ada teman-teman atlet yang menjalani ibadah puasa. Maka volume latihan kita agak dikurangi,"ucap Sekretaris Umum (Sekum) Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Jawa Barat Arnold Silalahi Selasa malam (19/3/2024).
Soal program latihan, Arnold menyebutkan tidak ada yang berbeda. Program latihan Pelatda cabor judo kata dia tetap berjalan seperti biasa pagi dan sore hari.
"Latihan tetap pada pemeliharaan kondisi fisik dan teknik. Itu saja yang kami lakukan selaku tim pelatih judo selama puasa,"katanya.
Kondisi atlet pun memasuki minggu kedua bulan puasa ini kata Arnold lagi tidak ada yang berubah. "Latihan lancar. Tidak ada kendala. Kondsi atlit masih sama dengan sebelum puasa masuk,"ucap Arnold.
Disebutkannya kalau atlet judo yang berada di Pelatda PON XXI Jawa Barat ini, 70 persennya adalah atlet muda yang bisa diandalkan.
Untuk target medali emas di PON XXI Sumut-Aceh 2024, Arnold mengatakan tidak jauh beda ketika di PON Papua tahun 2021 lalu.
“Di Papua kami cabor judo dapat 4 medali emas. Ya mudah-mudahan target minimal kami sama dengan di Papua lalu. Maksimalnya kita lihat nanti,”tegasnya. *** (Bang)