BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk kali ketiga akan menggelar event tahunan, balap sepeda Cycling de Jabar, pada 25 Mei 2024 mendatang.
Kali ini Cycling de Jabar bakal mengambil rute mulai dari Cirebon - Majalengka - Kuningan - Ciamis - Banjar, dan finish di pantai Pangandaran.
Rute baru ini memilki jarak 213 kilometer dengan medan dan iklim yang tak kalah menantang, dan tetap menyajikan bentang alam yang tak kalah indah.
Pemprov Jabar sendiri akan mengoptimalkan Cycling de Jabar 2024 sebagai ajang promosi pariwisata Jabar pada bagian yang lain.
Penjabat Gubernur Jabar Bey Machmudin mengapresiasi rute baru ini. Menurutnya waktu awal perencanaan Pemdaprov meminta kepada mitra penyelenggara rute baru. Jabar punya wilayah luas dan banyak potensi pariwisata yang relatif belum dieksplorasi.
"Ini sesuai keinginan kami mengembangkan wisata di Ciayumajakuning," ujar Bey Machmudin di Gedung Sate Bandung, Senin (18/3/2024).
Bey menyebut Cirebon punya peran sentral bagi Jabar yakni menyangga Bandara Internasional Jawa Barat (Kertajati) di Kabupaten Majalengka.
"Cirebon menjadi penyangga BIJB Kertajati, kami ingin ada ekspose. Walaupun tidak terlewati pebalap Cycling de Jabar, tapi nanti akan menjadi salah satu yang disebut dalam acara Cycling de Jabar ini," ucapnya.
Menurut Bey, dengan jarak 213 kilometer, panitia telah menyediakan tempat peristirahatan khusus bagi pebalap amatir atau pehobi sepeda. Tempat istirahatnya istimewa karena itu adalah rumah dinas Bupati Ciamis.
"Untuk yang hobi (pesepeda fun) ada berhenti di rumah Bupati Ciamis untuk beristirahat, makan dan lanjut lagi ke Ciamis - Banjar - Pangandaran. Tapi untuk yang profesional lanjut gak ada berhenti-berhentinya," ungkap Bey.
Bey mengatakan infrastruktur jalan sepanjang Cirebon - Pangandaran sudah 90 persen mulus sehingga akan membuat para pebalap nyaman menggowes pedalnya.
"Jalan sudah 90 persen, sudah siap. Nanti 10 persen lagi kami akan perbaiki nanti," kata Bey. *** (Adi)