BANDUNG - Ketua Umum Pengprov Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Jawa Barat, Yoko Anggasurya mengungkapkan sedikitnya ada tiga agenda penting dari rapat daerah (Rakerda) yang digelar PGSI Jawa Barat.
Agenda itu yakni persiapan PON XXI Aceh-Sumatera Utara, kejuaraan Gulat usia 23 serta sosialisasi dan menjaring atlet usia dini dari kalangan pelajar.
"Yang pertama kita persiapan PON sangat penting, kedua Bekasi ingin menggelar kejuaraan usia 23, ada juga permintaan dari Cirebon untuk menggalakan pelajar,"jelas Yoko Jumat (28/6/2024).
Menurut Yoko penjaringan bibit atlet gulat usia dini atau pelajar sangat penting. Pihaknya pun bakal berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Jawa Barat. Ia juga mengatakan antusias atlet usia dini untuk mengikuti berbagai kejuaraan, kini sudah mulai nampak dan berkembang.
"Perkembangan usia dini ini sudah cukup bagus,"ucapnya.
Torehan prestasi pun menurut Yoko kini semakin meningkat. Selain fokus terhadap penjaring atlet usia dini, Yoko juga konsen terhadap peningkatan skill pelatih. Pihaknya menggelar pelatihan khusus bagi para pelatih Gulat.
"Supaya mereka (pelatih) ada kemampuan untuk menghidupkan kembali pengcabnya,"ujar Yoko.
Disinggung mengenai pengcab yang tidak mempunyai atlet, Yoko mengatakan pihaknya bakal melakukan evaluasi serta menginventaris masalah maun kendala yang dihadapi pengcab.
Yoko juga berencana bakal berkeliling mengunjungi pengcab, untuk melihat dari dekat permasalahan yang di hadapinya. *** (Adi)