BANDUNG - Muhammad Attar Rafiar seorang pitcher softball putra Jawa Barat, dimana pada saat memulai karirnya di softball Attar selalu tidak puas dengan menu latihan yang diberikan pelatihnya di klub Dragons.
Seusai berlatih, Attar, yang merasa latihannya kurang mencoba berlatih sendiri secara otodidak, dengan menyaksikan latihan seorang pitcher melalui youtube. Apa yang dilakukannya membuat kemampuan sebagai seorang pitcher menjadi berkembang.
“Saya terkadang tidak puas dengan latihan yang diberikan pelatih dan akhirnya saya nambah sendiri dengan latihan secara otodidak dengan melihat youtube, karena saya ingin maju,” ungkap Attar saat ditemui di lapang Softball Lodaya Bandung.
Berkat kemampuannya melempar bola softball Attar dipanggil masuk tim Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jabar 2021 dengan memperkuat Kota Bandung, hasilnya bisa membawa Kota Bandung lolos ke Porprov Jabar 2022. Tidak disitu saja pada saat pelaksaaan Porprov, Attar tampil baik dan membawa Kota Bandung keluar sebagai juara dengan meraih medali emas.
Keberhasilannya membantu Kota Bandung meraih medali emas, membuat ia dipanggil untuk memperkuat Jabar untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh Sumut.
“Pasti sangat senang, target pertama bisa memperkuat Kota Bandung dan tercapai. Pertama kali memperkuat Kota Bandung membawa lolos ke Porprov dan pada saat Porprov bisa meraih medali emas pastinya senang,” tegasnya.
Ternyata dengan bisa berprestasi pada Porprov Jabar 2022 membuat Attar semakin menyukai olahraga softball ini hingga membuatnya ketagihan dan bisa berprestasi terus. Saat ini Attar tengah berjuang untuk bisa membawa tim softball Jabar meraih emas pada PON mendatang.
“Seperti pada awal berkarier target masuk Kota Bandung dan sudah tercapai. Sekarang kembali memperkuat Jabar pada PON dan punya target bisa membawa kejayaan softball Jabar pada PON dengan bisa meraih medali emas lagi,” ungkap anak ketiga dari pasangan ayah Sofial dan ibu Rina Sariati.
Attar mengaku sebelumnya tidak terpikir untuk menjadi pitcher, karena timnya membutuhkan pitcher maka oleh pelatih untuk menjadi pitcher dan dengan kemampuannya Attar bisa menjadi pitcher yang handal.
“Sebelumnya tidak terpikirkan menjadi pitcher, dulu waktu sedang latihan lempar tangkap, pelatih menyuruh saya untuk jadi pitcher. Ternyata ada seninya dan teknik-teknik lemparan untuk mematikan seorang pemukul, ada bola kencang, bola berbelok ke kanan atau kekiri,” papar kelahiran Bandung 16 April 2003 ini.
Kemampuan Attar ini membuat dia masuk tim Jabar dan memiliki target bisa meraih emas, sehingga Attar serius melakukan latihan Pelatda. Setiap latihan ia manfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk bisa tercapai keinginannya membantu Jabar meraih Jabar hattrick PON.
“Saya ingin membawa softball Jabar meraih medali emas dan menjadi bagian terciptakan sejarah Jabar Hattrick PON,” pungkasnya. *** (Ris)