ATLET GULAT PON JABAR DAPAT SPARRING PARTNER YANG BERKUALITAS DI KOREA

BANDUNG - Sejauh ini tim gulat PON XXI Jawa Barat yang tengah melakukan Training Camp (TC) di Korea tidak mengalami kendala yang sangat berarti.

"Alhamdulillah aman. Tidak ada kendala dalam masalah latihan. Semua berjalan lancar dan sesuai dengan progres yang disiapkan tim pelatih dari Korea,"kata pelatih gulat PON Jabar, Hendi , Jumat (2/8/2024).

Kalau pun ada kendala, kata Hendi mantan atlet gulat peraih medali emas pada PON XVII 2008 di Kalimantan Timur ini.  tidak ada kaitannya dengan latihan.

"Kendalanya hanya masalah adaptasi makanan, cuaca dan lainnya. Hanya beberapa hari saja. Kesananya dapat diatasi secara berlahan-lahan,"ucapnya.

Satu lagi yang sampai saat ini masih sempat menjadi sedikit kendala jelas Hendi adalah masalah bahasa.

"Perbedaan bahasa terkadang suka miss-komunikasi. Kadang beda pemahaman. Tapi bukan berarti menjadi persoalan berat bagi kami. Semua lambat laun bisa berjalan lancar,"paparnya.

Ditanya kondisi atlet secara umum, Hendi menyebutkan bahwa atlet dalam kondisi baik dan fit.

Sejak keberangkatan TC ke Korea pada tanggal 11 Juli 2024 lalu, para atlet gulat berada dalam kondisi baik. Bahkan sedang fokus berlatih menjelang menghadapi PON XXI September mendatang.

"Secara perkembangan mungkin di Korea para atlet lebih mendapatkan partner sparring yang banyak. Tentunya memiliki kualitas yang bagus. Ini sangat menguji nyali atlet gulat kita. Sehingga ini dapat memberikan dampak positif untuk perkembangan tehnik. Termasuk juga mental atlet kita,"sebut Hendi.

Selama di Korea juga kata dia para atlet juga fokus untuk latihan teKnik spesialisasi individu atlet yang akan dipersiapkan dalam pertandingan nanti. Sehingga pada PON nanti para atlet semakin matang dan paham dengan "game-Plan" yang pelatih berikan.

Sebagai olahraga yang terbilang keras, Hendi juga selalu siaga mengawasi para atlet yang menjalani latihan di Korea. Dirinya menjaga ketat setiap latihan yang dilakukan atlet Jabar ini. Hal tersebut mengingat PON yang tinggal beberapa hari lagi dan dikuatirkan atlet cedera.

"Saya selalu menekankan kepada para atlet untuk tetap fokus dalam latihan. Walau pun tidak dapat dipungkiri resiko cedera dapat datang kapan saja. Namun dengan fokus berlatih itu dapat mencegah dan menibulkan kewaspadaan para atlet untuk menghindari resiko cidera,"jelas Hendi.

Pada kesempatan itu Hendi juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan Ketua Umum KONI Jabar, Kadispora Jabar, DPRD Jabar dan Dansatlak bersama anggota Binprea KONI Jabar lainnya yang mengunjungi tempat latihan gulat di Korea.

"Kami masih ingat pesan Pak Budiana yang meminta pata atlet untuk tetap semangat berlatih dan siap untuk perrtandingan di PON nanti,"pungkasnya. *** (Bang)


Navigasi