BANDUNG - Tim renang indah siap tempur pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2024 di Aceh-Sumut. Hal terdebut ditegaskan pelatih tim renang indah PON XXI Jabar, Dida Kurnia, Kamis (15/8/2024).
"Sejak mulai terbentuk tim hingga memasuki PeMusatan Latihan Daerah (Pelatda) sesuai perintah KONI Jabar. Anak-anak sudah mengatakan siap bertanding. Tekad ini selalu ditanamkan dalam lubuk hati yang paling dalam. Makanya saya katakan, anak-anak siap tempur,"kata Dida.
Apalagi katanya saat ini KONI Jabar tengah meniti jalan mewunujdkan "Jabar Hattrick" Juara pada PON XXI di Sumut-Aceh tahun 2024.
Tentunya tamabah Dida, dirinya bersama tim pelatih selalu mengawal program latihan atlet. Dan juga mendapat pengawalan ketat dari Ketua Umum Pengprov Akuktik Jabar Verdia Yosep.
"Sampai saat ini hingga tinggal menghitung hari pelaksanaan PON, persiapan atlet renang indah masih on the track,"ucapnya.
Tetkait kondisi para atlet yang rata-rata berusia remaja putri ini, Dida pun menyebutkan dalam kondisi baik dan selalu menjalankan latihan dengan disiplin.
"Alhamdulillah kondisi anak-anak baik dan fresh. Semuanya terlihat ceria dan dalam kondisi siap tempur. Insya Allah, kalau latihan sudah dijalankan, tinggal ikhtiar perjuangan nanti di kolam. Mohon doa ya,"katanya.
Tim renang indah direncanakan bertolak ke Medan, Sumatera Utara pada tanggal 8 September 2024. Pertandingan akan berlangsung mulai pada tanggal 10 sampai 12 Septemver 2024.
Disinggung soal mental atlet, Dida mengatakan tidak ada masalah. "Mental anak-anak sudah. Dan tidak begktu ada persoalan. Karena anak-anak sudah melaksanakan Try-Out dan Try-In. Bahkan sering tampil mengisi beberapa acara di kegiatan event renang,"ujar Dida.
Itu pun kata dia sebagai uji coba latihan mental jika terjadi kejadian-kejadian non teknis yang mungkin saja akan muncul ketika atlet sedang bertanding.
Dida mengatakan, kendati menargetkan medali emas di PON Medan nanti, namun satu rival yaitu DKI Jakarta mesti tetap diwaspadai.
"Insya Allah target kami medali emas. Namun saya tetap minta anak-anak jangan terlalu over-convident. Tetap waspada. Karena apa pun bisa terjadi di lapangan. Namun saya sudah diintruksikan Ketua pak Yosep untuk mengawal dari nol hingga tuntas pertandingan,"pungkasnya. *** (Bang)