EMAS PERTAMA JABAR DI PON XXI DARI CABANG OLAHRAGA DAYUNG

BANDUNG - Medali emas pertama Jawa Barat dipastikan akan diperoleh dari cabang olahraga (cabor) dayung pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2024 di Sumut-Aceh.

"Insya Allah. Mohon doanya. Insya Allah kalau tidak ada perubahan jadwal lagi medali emas pertama kita kemungkinan akan didapat dari cabor dayung,"kata Prof. Yunyun Yudiana,  Komandan Satlak PON XXI Jabar Minggu (18/8/2024).

cabor ini akan memulai pertandingan pada tanggal 26 Agustus 2024 di provinsi Aceh. Yunyun mengatakan, medali emas pertama yang didapat dari Cabor Dayung, pertanda dimulainya perburuan medali emas dari cabor yang lain.

"Kita harapkan medali emas pertama dari Cabor Dayung menjadi motivasi cabor lain untuk merebut medali emas di pesta bergengsi sekali empat tahun ini. Tolong ya atlet serius dan fokus dalam setiap pertandingan yang dimainkan. Ingat, pertandingan di PON Ini adalah titik klimaks, dimana segala perjuangan dicurahkan demi medali emas,"ingat Prof Yunyun.

Sementara itu terkait kebetangkatan rombongan besar kontingen PON Jabar ke Sumut dan Aceh, mantan Dekan FPOK UPI ini menyebutkan bahwa rombongan besar kontingen PON Jabar akan berangkat tanggal 25 Agustus 2024.

"Jadi kan begini. Jadwal itu kan berubah-rubah ya. Terutama di Aceh. Sampai tadi malam saja masih berubah. Termasuk juga masalah venue. Begitu pula di Sumut terjadi perubahan jadwal dan venue. Jadi ini kan berdampak pada jadwal keberangmatan kita juga,"ucap Prof Yunyun.

Namun katanya dipastikan pada tanggal 25 Agustus 2024 direncanakan akan  memberangkatkan tim besar. "Kemungkinan akan diberangkatkan sekitar 10 cabang olahraga (cabor) dengan tujuan Sumut dan Aceh,"ucapnya.

"Rencana dan keinginan kita kemarin itu pak Ketua kemarin diskusi dengan Kadispora atau pemerintah. Dan direncana dari Kertajati, Kabupaten Majalengka dan kemungkinan juga ada yang dari Soekarno-Hatta, Bandara Soeta Jakarta. Jadi kemungkinan kedua itu,"kata Yunyun, mantan atlet bola voli Nasional ini.

Setelah keberangkatan tim besar pertama nanti juga akan disusul keberangkatan rombongan kontingen kedua Tim PON Jabar pada awal September.

"Kemungkinan kita rencanakan di tanggal 3 September rombongan besar kedua kontingen Jabar akan bertolak ke Sumut dan Aceh,"kata Yunyun yang juga Wakil Ketua II KONI Jabar ini.

Kendati adanya perubahan jadwal dan venue dikatakannya tidak berpengaruh pada psikologis atlet.

"Tidak masalah sih dengan persoalan perubahan jadwal dan venue. Atlet kita sudah siap, sangat siap. Saya selalu pantau. Saya sering turun dan berkomunikasi serta berdiskusi dengan mereka, jelas sekali bahwa mereka sangat siap. Tempur, perang dan ratakan bawa pulang medali emas ke Jabar,"katanya.

Bahkan hasil monitoring yang dilakukan, 99 persen atlet Jabar sudah siap tanding. "Jadi artinya, mereka betul-betul siap. Kalau pun ada kendala non teknis, itu hanya berskala kecil  gak ada masalah. Semua terselesaikan,"pungkasnya*** (Bang)


Navigasi