KONI JABAR AJAK WARGA SUNDA DI SUMUT DUKUNG JABAR HATTRICK

MEDAN – Dalam upaya memperkuat persiapan menuju gelar juara umum ketiga berturut-turut di Pekan Olahraga Nasional (PON), kontingen Jawa Barat mengadakan konsolidasi dengan Paguyuban Pasundan Sumatera Utara. Acara ini diselenggarakan di Ballroom Hotel Polonia, Medan, dan dimulai tepat pukul 19.00 WIB. Konsolidasi ini melibatkan berbagai elemen masyarakat Jawa Barat yang berada di Sumatera Utara, termasuk tokoh-tokoh penting yang memiliki peran strategis dalam mendukung kesuksesan kontingen.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh berpengaruh, seperti Prof. Budiana yang memimpin acara ini, serta Dr. H. Yonny Anwar, MM, MH, selaku Ketua Pengurus Wilayah Paguyuban Pasundan Sumatera Utara. Selain itu, Drs. Agus Mulyana yang menjabat sebagai Ketua Pengurus Perwakilan Angkatan Muda Siliwangi Sumatera Utara, dan Prof. Dr. Dadan Ramdan, Ketua Paguyuban Wargi Sunda, juga turut hadir. Kehadiran Kombes. Pol. Endang Hermawan, Kepala BNN Kabupaten Deli Serdang, serta Dedi Al Subur, Head of Corporate Secretary and Legal PT Angkasa Pura Aviasi, menambah bobot acara ini. Tak ketinggalan, Yudhi Herdana Yusak, SE, MM, Kepala Kantor DPD RI Sumatera Utara, juga memberikan dukungannya.

Dalam sambutannya, Ketua Umum KONI Jawa Barat Budiana mengajak seluruh warga Jawa Barat yang berada di Sumatera Utara untuk memberikan dukungan penuh kepada kontingen Jawa Barat. 

"Atlet kita dari Jabar bukan hanya jago kandang. Di ujung timur Indonesia, kita bisa menjadi juara umum. Di wilayah paling barat Indonesia ini, kita pasti bisa mempertahankan gelar juara umum," ujar Budiana, Rabu 28 Agustus 2024. 

Ia juga menekankan pentingnya peran warga Jawa Barat di Sumatera Utara dalam mendukung kontingen. 

Selain itu, Budiana menyampaikan ajakan kepada seluruh warga Sunda di Sumatera Utara untuk bergandengan tangan dalam mendukung kontingen Jawa Barat. "Atlet PON juga butuh suporter. Paguyuban Pasundan, bobotoh yang ada di Medan, dan lainnya," tambahnya. 

Dukungan dari berbagai elemen masyarakat ini diharapkan mampu memberikan semangat tambahan bagi para atlet Jawa Barat yang akan berlaga di PON. Pada momen tersebut, sebagai bentuk penghormatan dan dukungan, Budiana menerima kain ulos dan upa-upa. 

Kain ulos, yang merupakan simbol penghormatan dalam budaya Batak, diberikan sebagai tanda hubungan baik dan harapan baik bagi kontingen Jawa Barat. Selain itu, pemberian upa-upa juga dilakukan sebagai bentuk syukur dan permohonan agar peristiwa buruk tidak terjadi selama pelaksanaan PON.

Setelah acara konsolidasi, Budiana mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama menuju Posko KONI Jawa Barat sebagai langkah lanjutan dalam persiapan menuju PON. Dengan semangat kebersamaan dan dukungan dari berbagai pihak, kontingen Jawa Barat optimis dapat mempertahankan gelar juara umum dan meraih hattrick di PON kali ini. (FRHN) ***


Navigasi