MEDAN - Tim Polo Air Putra Jawa Barat sukses meraih kemenangan atas Tim Polo Air Putra Jambi dengan skor 18-13 di Kolam Renang Selayang, Medan, Kamis (05/09/2014). Meski hasil akhirnya tampak meyakinkan, jalannya pertandingan tidak semudah yang terlihat.
Pada awal laga, Tim Jambi sempat memimpin. Ketangguhan tim Jambi membuat Jawa Barat harus berjuang keras untuk mengejar ketertinggalan. Namun, berkat strategi yang tepat dan permainan yang mulai menemukan ritmenya, Tim Polo Air Putra Jawa Barat berhasil membalikkan keadaan dan akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan.
Pelatih Tim Polo Air Putra Jawa Barat, Rangga Wardana, mengaku puas dengan hasil ini meski pertandingan berlangsung berat. “Hasil perdana sesuai prediksi, ya memang target kita kemenangan. Pertandingan juga nggak gampang, setiap pertandingan pertama pasti berat, apalagi buat sebagian yang baru pertama kali main di PON. Tapi memang ada beberapa taktik yang nggak jalan, yang akan kita evaluasi,” ujar Rangga usai pertandingan (05/09/2024)
Rangga menambahkan, meski tekanan di pertandingan pembuka cukup tinggi, para pemain mampu bangkit dan tampil lebih lepas setelah sukses membalikkan keadaan. “Kita masih ada tiga pertandingan lagi yang harus kita menangkan. Karena sistemnya round robin, tidak ada final, jadi setiap pertandingan adalah final. Setelah kita berhasil membalikkan keadaan, akhirnya anak-anak bisa bermain lebih lepas,” ucapnya.
Target utama Tim Polo Air Jawa Barat di PON XXI kali ini adalah mempertahankan medali emas yang mereka raih di PON sebelumnya. “Kita optimis sesuai target, mempertahankan medali emas dan mengawinkan emas dengan tim putri. Di tiga pertandingan ke depan, kita punya strategi yang berbeda untuk setiap lawan, tapi target kita selalu menang,” kata Rangga.
Selanjutnya, Tim Polo Air Putra Jawa Barat akan menghadapi Sumatera Selatan, yang Rangga anggap sebagai lawan tangguh. “Besok kita lawan Sumatera Selatan, yang kemarin peringkat empat. Tidak akan mudah, jadi kita tetap fokus dengan taktik yang sudah disiapkan. Peluang melawan DKI juga fifty-fifty karena ada beberapa pemain nasional di kedua tim,” ujarnya. (Farhan) ***