BANDUNG - Hingga dua hari lagi menjelang pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2024 Aceh-Sumut, kontingen Jawa Barat masih menempati posisi puncak klasemen sementara dengan raihan 10 medali emas, 11 medali perak, dan 12 medali perunggu.
Pencapaian ini diharapkan bisa dipertahankan hingga akhir PON nanti, sehingga Jabar bisa mewujudkan targetnya untuk mencetak hattrick juara, sekaligus menjadi provinsi pertama yang bisa meraih tiga kali juara umum secara beruntun.
Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Mahmudin, Sabtu 7 September 2024 mengatakan, dirinya juga sangat berharap para atlet Jabar dapat mempertahankan gelar juara umum di PON XXI Aceh-Sumatera Utara 2024. "Target ada di 140 sekian medali emas, mudah-mudahan bisa mewujudkan hattrick. Kami hanya absen di dua cabor," ucapnya, Sabtu 7 September 2024.
Sementara itu Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Jawa Barat Asep Sukmana mengatakan, perolehan medali yang diraih oleh Jawa Barat akan terus bertambah karena masih banyak cabang olah raga yang akan dipertandingkan.
Dia optimistis kontingen Jabar yang akan bertanding bisa lebih banyak mendulang medali emas karena di beberapa cabor andalan seperti dayung masih banyak nomor potensial yang bisa menghasilkan medali emas.
“Apalagi, cabor dayung telah menyumbang 5 medali emas, 2 medali perak, dan 1 perunggu. Terakhir, emas dari cabor dayung diraih Dede Sunandar di nomor Canoeing - K-2 500 m dan tim dayung di nomor Canoeing - K-4 500 m. Kita punya potensi banyak mungkin beberapa hari ke depan kita masih punya di dayung, dayung nanti jadi andalan kita. Kita sudah dapat 5 emas dari dayung," ujarnya.
Asep mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat selalu mendukung penuh para atlet yang saat ini sedang berjuang membawa nama harum jabar di PON XXI/2024 Aceh-Sumut. Selain meraih medali, para atlet ini menjadi ujung tombak untuk pencapaian Jabar hattrick. "Beberapa hari ke depan masih ada peluang lagi menambah emas dari beberapa cabor, dayung, mudah-mudahan futsal putri, hoki juga yang sudah mau masuk final,"ungkapnya. (ISU) ***