AEROMODELLING GAGAL WUJUDKAN TARGET 4 MEDALI EMAS PON XX PAPUA

BANDUNG - Cabang olahraga Aeromodeling gagal memenuhi target 4 medali emas di arena Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 Papua menyusul  kekalahan yang diderita atletnya  Meygawan Somantri.

Turun di nomor F2D atlet Jabar Meygawan harus gugur karena langsung menghadapi lawan tangguh Iyan (Jawa Tengah) dan Benny dari Jawa Timur.

Pelatih aeromodeling David Johari yang dihubungi Media Centre KONI Jabar menyampaikan permohonan maafnya karena gagal memenuhi target medali emas.

"Kami mohon maaf pada KONI Jabar dan masyarakat Jawa Barat. Target 4 emas kami tidak terpenuhi. Kami hanya mampu persembahkan 3 medali emas, 1 perak dan 1 medali perunggu,"kata David.

Dikatakanya pada pertandingan terakhir memakai sistem Double Knock Out dan atlet Jabar Meygawan langsung gugur.

"Maaf, hari ini kita tidak bisa maksimal.  Enggine kita over heat semua. Cabang F2D adalah nomor yg menggunakan mesin dan fight di udara. Nah mesin-mesin pesawat kita tempratur nya sudah melampaui batas terlalu panas,"jelas David.

Berikut atlet aermodeling perebut medali emas. Masing-masing  Emas pertama atas nama  Jajang Nur Jaman yang turun di nomor nomor OHLG/ama, medali emas kedua atas nama Jajang Nur Jaman pasangan dengan Dhimas Ardiansyah di  nomor F2C team Race san medali emas ketiga dipersembahkan Moch Andri Abierizky di nomor F3R FAI.

Sementara medali perak kembali dipersembahkan Jajang Nur Jaman di nomor F1H dan medali perunggu oleh Dhimas Ardiansyah di nomor F1H. (KONI Jabar)


Navigasi