BANDUNG.-
Technical delegate (TD) dan panitia daerah cabang olah raga taekwondo Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) XIV/2022 Jawa Barat melakukan konsolidasi, terkait persiapan pelaksanaan cabor tersebut yang akan berlangsung pada tanggal 8- 11 November mendatang.
Adapun untuk cabor taekwondo ini akan berlangsung di GOR Gotong Royong, Subang yang saat ini sedang digunakan untuk cabang olah raga bola voli indoor. “Kita masih melakukan konsolidasi dan penyelenggaraan cabor taekwondo di Porprov kurang satu bulan,” tutur Technical Delegate Taekwondo, Suryana, Kamis (27/10/2022).
Cabang olah raga taekwondo Porprov akan mempertandingkan 22 nomor dan diikuti 170 atlet kyorugi dan 69 atlet poomsae. Nantinya setiap hari akan diadakan final, tetapi untuk pembagian nomor dan kelas pertandingan saat ini masih disusun karena menyesuaikan eskalasi.
“Kita mengikuti peraturan internasional, jadi setiap harinya tidak lebih dari 20 partai baik kyorugi maupun poomsae yang dipertandingkan. Terkait atlet juga semuanya sudah selesai, hanya tinggal perbaikan di beberapa titik saja untuk venue,” katanya.
Karena venue pertandingan berbagi dengan cabang olah raga voli indoor, maka taekwondo digelar saat masa jeda sehingga panitia penyelenggara pun terlebih dahulu harus melipat karpet voli dan menyiapkan matras untuk taekwondo.
Suryana mengatakan, cabor taekwondo ini diikuti oleh 25 pengcab Taekwondo Indonesia kabupaten dan kota yang ada di Jawa Barat. Hanya banjar dan Pangandaran yang tidak mengirimkan atletnya untuk berlaga pada pesta olahraga multievent empat tahunan terbesar di Jabar ini.
“Untuk Kota Banjar memang belum terbentuk kepengurusannya dan Pangandaran dari KONInya memang tidak memberangkatkan atlet untuk cabor taekwondo. Untuk daerah lainnya semuanya akan mengirimkan atletnya,” ujarnya.
Beberapa atlet yang sebelumnya tampil membela Jabar di PON XX Papua juga akan ikut serta, dan diharapkan hasil dari Porprov ini bisa melahirkan atlet-atlet potensial yang nantinya bisa menjadi andalan pada PON Aceh dan Sumatera Utara.
“Kalau memang nantinya dari KONI Jabar menggelar Pelatda di tahun 2023, mungkin atlet dari Porprov ini bisa sebagai first linenya, kita juga mencari di even lain dan menurunkan talent scouting,”ucapnya.
Suryana menambahkan, berbeda dengan Porprov sebelumnya pada event kali ini selain poomsae dan kyorugi, juga akan mempertandingkan nomor freestyle. Ini baru pertama kalinya nomor tersebut dipertandingkan pada ajang olah raga multi event di Jabar