BANDUNG.-
Meski dihadapkan pada
beberapa kendala, kontingen akuatik Kota Bandung menargetkan juara umum pada
Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) XIV/2022 Jabar, yang akan berlangsung pada
awal bulan November ini.
Ketua Umum Pengcab Persatuan
Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kota Bandung, Dicky N Wijaya mengatakan, kontingen
akuatik Kota Bandung ini menjadi salah satu cabor yang diandalkan untuk
mendulang medali emas.
Namun, di satu sisi juga
dihadapkan pada kendala yang juga dirasakan oleh daerah lain. “Ada beberapa
kendala yang diluar prediksi dan saya cukup kaget ketika mendengarnya, terutama
masalah pengunduran waktu pada cabor renang dan artistik karena ini berhubungan
dengan akomodasi, logistik, dan persiapan atlet,”tuturnya seusai acara
pelepasan kontingen aquatik PRSI Kota Bandung, di Hotel Grand Preanger, Jalan
Asia Afrika, Minggu (31/10/2022).
Meski dihadapkan pada
kendala, Dicky mengaku optimistis kontingen akuatik PRSI Kota Bandung bisa meraih
target, mengingat dari segi kekuatan pun bisa bersaing dengan daerah-daerah
lainnya.
Dari pengurus Pengcab
PRSI Kota Bandung pun terus memotivasi para atletnya, serta mencari solusi agar
tim tidak terganggu dan bisa fokus untuk menghadapi pertandingan nanti,
khususnya dari segi kondisi fisik atlet.
“Ini memang ada beberapa
kendala terutama segi keuangan untuk uang saku atlet yang harus disikapi dan
ini tentunya harus didahulukan, karena akan berpengaruh terhadap fisik dan
mental. Mudah-mudahan bisa segera diatasi dengan cepat dan saya akan kumpulkan
manajer serta ofisial, untuk mencatat apa saja kendala yang dihadapi dan mana
yang harus diprioritaskan,” katanya.
Dicky mengatakan, dari
segi target perolehan medali emas sendiri tidak ada perubahan karena kendala
yang dihadapi sekarang ini juga dialami oleh semua tim di daerah lainnya. Mungkin,
untuk persentase yang mengalami sedikit perubahan akibat adanya kendala
tersebut.
“Target medali untuk
renang 12 emas, artistik 2 emas, polo air 4 emas, loncat indah 4 emas, dan open
water swimming (OWS) 4 emas juga. Target tidak berubah, toh daerah lain juga kendalanya
sama,” ujarnya.
Sementara pada
pelaksanaan Porprov XIV/2022 Jabar ini, tim aquatik Kota Bandung menurunkan
sebanyak 85 atlet dimana 60 persennya merupakan wajah-wajah baru hasil binaan
klub-klub, dan 40 persen lainnya merupakan atlet senior.***