BANDUNG.-
Cabang olahraga modern pentathlon menggelar pertandingan eksebisi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Jawa Barat di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Sabtu (5/11/2022). Sebanyak 30 atlet yang berasal dari 11 kota dan kabupaten ikut serta dalam gelaran pertandingan eksebisi Porprov XIV Jabar tersebut.
Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Modern Pentathlon Indonesia (MPI) Jabar, Trio Arsefto mengatakan, penyelenggaan pertandingan cabang olahraga modern pentathlon merupakan bukti kebersamaan sebagai bagian dari anggota KONI Jabar. Meski hanya sebagai cabang olahraga eksebisi, namun MPI Jabar tetap mengelar pertandingan sebagai bentuk dukung untuk kesiapan menuju PON XXI tahun 2024 mendatang.
"Kita pun ingin berkontribusi sebagai cabang olahraga anggota KONI Jabar dalam menyukseskan Porprov XIV Jabar sebagai bagian persiapan menuju PON XXI menuju Jabar Juara Untuk Indonesia," kata Trio saat ditemui di sela-sela pelaksanaan pertandingan eksebisi Porprov XIV Jabar di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Sabtu (5/11/2022).
Pada laga eksebisi tersebut, lanjut Trio, dipertandingkan sebanyak enam nomor pertandingan. Yakni nomor laser run dan triathle.
"Di masing-masing nomor, dipertandingkan untuk kategori putra, putri, dan mix atau campuran. Kita hanya gelar selama sehari sesuai dengan ketentuan perlombaan di modern pentathlon. Kecuali kalau kita gegelar full nomor yakni di biathle dan pentathlon," Trio menjelaskan.
Ajang eksebisi Porprov XIV Jabar sendiri, kata Trio, digunakan sebagai salah satu ajang seleksi dan uji coba atlet untuk persiapan Jabar menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) yang akan digelar pada 27 November mendatang di Jakarta. Pada kejurnas tersebut, akan mempertandingkan sebanyak 10 nomor.
"Kita sudah meraih prestasi sebelumnya pada ajang kejurnas di Jateng yang mempertandingkan 30 nomor di kelompok umum, youth dan junior dengan meraih 18 medali emas. Semoga di ajang kejurnas pun kita bisa mendominasi karena itu sebagai bagian seleksi untuk keikutsertaan Indonesia pada ajang World Championship di Bali tahun 2023 mendatang," Trio menuturkan.
Selain itu, pertandingan eksebisi Porprov XIV Jabar pun menjadi salah satu acuan bagi MPI Jabar memilih atlet terbaik untuk PON XXI. Pasalnya, di tahun 2023, akan digelar babak kualifikasi PON XXI.
"Untuk PON XXI ini, kendalanya tinggal administrasi karena Provinsi Sumatera Utara sebagai tuan rumah belum memiliki kepengurusan MPI. Tapi kita optimis bisa dipertandingkan di PON XXI karena saat PON XX di Papua sudah digelar sebagai cabor eksebisi," Trio menegaskan.
Sementara dari hasil pelaksanaan pertandingan eksebisi Porprov XIV Jabar, Kota Bekasi keluar sebagai juara umum dengan raihan 4 medali emas. Posisi runner up ditempati Kota Bandung dengan raihan 1 medali emas, 5 perak, dan 2 perunggu, diikuti Kota Bogor di posisi ketiga dengan raihan 1 emas, 1 perak 3 perunggu.
Empat medali emas Kota Bekasi disumbangkan laser run putri atas nama Caroline Andita Bangun, triathle putra atas nama Samuel C. Matulatuwa, triathle putri atas nama Caroline Andita Bangun, serta mix relay laser run atas nama Samuel C. Matulatuwa dan Caroline Andita Bangun. Sementara satu medali emas Kota Bandung diraih Yoshiro Amirurrahman dan Almamiraa Aiza Noor di mix relay laser run, dan medali emas bagi Kota Bogor atas nama Prio Manggala atas nama laser run putra.***