Tim Penjaringan dan Penyaringan Calon Ketua KONI Jabar terbentuk

BANDUNG.-

Tim penjaringan dan penyaringan calon ketua umum KONI Jawa Barat periode 2022-2026 akhirnya terbentuk, setelah sebelumnya pengurus KONI Jabar menggelar rapat koordinasi untuk membahas agenda penetapan dan penunjukan tim penjaringan.

“Alhamdulillah hari ini KONI Jabar telah melakukan rapat koordinasi yang dihadiri seluruh anggota KONI Jabar, dan hasil dari rapat ini telah ditetapkan tim penjaringan dan penyaringan yang terdiri dari tiga dari perwakilan Pengprov, dua dari KONIda, dan dua orang dari unsur perwakilan pengurus KONI Jabar,” tutur Ketua Harian KONI Jabar, M. Budiana, di Gedung KONI Jabar, Jalan Pajajaran, Jumat (2/12/2022).

Adapun yang ditunjuk menjadi ketua tim penjaringan dan penyaringan adalah Aan Johana dari perwakilan pengurus KONI Jabar. Sementara untuk sekertarisnya adalah Nuryadi yang merupakan Ketua Umum KONI Kota Bandung, sisanya merupakan anggota.

Pembentukan tim penjaringan dan penyaringan bakal calon ketua umum KONI Jabar, ini sesuai dengan mekanisme yang telah diamanatkan pada anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART). Setelah ini akan dilaksanakan rapat kerja daerah (Rakerda) pada Selasa 6 Desember, untuk membahas rancangan draft yang telah dibuat sekaligus meminta persetujuan dari para anggota KONI Jabar mulai dari KONIda, pengurus cabang olah raga, dan badan fungsional terkait isi dari draft tersebut.

“Rancangan draf ini alhamdulillah tadi telah selesai. Dan dari tim penjaringan juga telah memberikan masukan. Tahap  berikutnya adalah persiapan pemilihan dan dalam waktu dekat juga ketua umum KONI Jabar akan menunjuk OC dan SC untuk musyawarah olah raga provinsi yang akan dilaksanakan pada tanggal 21 sampai dengan 23 Desember,” katanya.

Budiana mengatakan, Ketua Umum KONI Jabar Ahmad Saefudin telah menyampaikan apa yang dilakukan ini adalah bagian dari transparansi dalam persiapan pelaksanaan Musorprov KONI Jabar untuk pemilihan ketua umum periode 2022-2026, karena Musorprov ini juga ditunggu-tunggu oleh insan olah raga dan semua masyarakat Jawa Barat.

Ketua tim penjaringan dan penyaringan Aan Johana mengatakan, adapun tujuh orang yang telah ditunjuk menjadi tim penjaringan dan penyaringan ini dua perwakilan KONI Jabar, dua perwakilan KONIda yaitu KONI Kota Bandung dan KONI Kota Bekasi, serta tiga perwakilan Pengprov yaitu dari Asprov PSSI, Jujitsu, dan Perbakin.

Pada rapat koordinasi juga telah dibahas mengenai hal-hal yang menyangkut tahapan yang menurut kepada AD/ART, termasuk ketentuan dan persyaratan yang akan disampaikan kepada bakal calon ketua.

Rancangan ini baru sebatas draft dan harus disahkan melalui Rakerda, sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan sebelumnya. Jika telah disetujui oleh para anggota pada Rakerda nanti, maka tim penjaringan dan penyaringan akan langsung melakukan sosialisasi.

Rencananya untuk pendaftaran dan pengambilan formulir calon ketua umum KONI Jabar akan dilaksanakan pada tanggal 7 sampai dengan 10 Desember, setelah itu tanggal 11 sampai dengan 16 Desember adalah waktu pengembalian formulir.

“Karena ini masih rancangan (draft), jadi mohon bersabar. Tunggu setelah tanggal enam dan setelah itu kita sosialisasikan di website dan media sosial. Siapapun boleh mendaftarkan diri untuk menjadi calon ketua KONI Jabar, asal sesuai dan memenuhi ketentuan yang telah dirancang dan ditetapkan,” ungkapnya.*** 


Navigasi