Daud Achmad Kembalikan Formulir Pendaftaran Pencalonan Ketum KONI Jabar 2022-2026

BANDUNG- Mengklaim memiliki lebih dari 30 surat dukungan, bakal calon Ketua Umum KONI Jawa Barat masa bakti 2022-2026, Daud Achmad mengembalikan formulir pencalonan kepada tim penjaringan dan penyaringan di Gedung KONI Jabar, Rabu (14/12/2022).

Surat persyaratan sudah, dokumen SKCK dan yang lainnya. Untuk diketahui bahwa disyaratkan 10 dukungan, namun demikian sebagaimana kita ketahui bersama bahwa saya memberikan lebih dari 10 surat dukungan. Saya memberikan 15 surat dukungan walaupun faktanya saya sudah memegang lebih dari 30 surat dukungan. Tapi saya tidak mau takabur,” ujarnya.  

Daud Achmad yang juga merupakan Ketua Umum Pengprov Persatuan Squash Indonesia (PSI) Jabar itu diantar oleh satu rombongan bus tim pendukung untuk mengembalikan formulir pendaftaran tersebut.

Saya kira hari ini niat kami seperti itu dan ini sebetulnya ini spontanitas dari teman-teman saya. Tadinya saya hanya mau berdua saja sama pak Slamet dari Hapkido. Tapi alhamdulillah teman-teman saya dukung, ikut nganter. Saya bilang oke mangga Alhamdulillah, itu suatu berkah dan kebahagiaan bagi saya,”tutur Daud.

Daud mengatakan jika rekan-rekan yang mendukungnya merupakan kawan-kawan yang sudah lama ia kenal dan berkecimpung di dunia olahraga. Dari pertemanan itu lah mereka turut mendorong Daud Achmad untuk maju di bursa pemilihan ketua umum KONI Jabar periode 2022-2026.

Dulu saya di dunia olahraga sejak dibangku SMP, SMA sudah ikut klub olahraga. Kemudian saya juga jadi PNS dan Pak Gubernur saat itu Pak Aher (Ahmad Heryawan)mempercayakan saya untuk menjadi Kadispora pada tahun 2011. Dari situ saya banyak bergaul dengan komunitas olahraga dan KONI. Sampai di papua kemarin saya ikut masuk di tim pemenangan di Papua termasuk juga di NPCI. Terakhir mungkin saya bersama teman-teman membina squash dan alhamdulilah ternyata squash Jabar memang disegani di tingkat Nasional. Terbukti di Kejurnas kemarin juga kita menjadi Juara Umum dan ini harus kita pertahankan tidak hanya squash tapi di cabor lainnya. Kita harus pertahankan dan tingkatkan karena PON yang akan datang cukup berat bagi Jabar,” ungkapnya.

Tim Penjaringan dan Penyaringan yang berangotakan tujuh personil itu langsung menyatakan valid dan lengkap seluruh berkas yang diserahkan Daud Achmad. Meskipun masih akan diverifikasi selama dua hari ke depan untuk memastikan keaslian dan keabsahannya.

Sementara itu, salah satu pendukung Daud Achmad dari Pengprov Pordasi Jabar, Yeyen Rusmana Dian sebagai Sekum Pordasi Jabar mengatakan, jika Pordasi Jabar mantap mendukung Daud Achmad karena menurutnya sosok yang didukungnya memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat berkuda di Tatar Pasundan.

“Secara emosional kami merasa dekat. Karena Pak Daud turut mendukung pembangunan venue berkuda PON XIX Jabar 2016 di Legok Jawa, Cimerak, Pangandaran yang sampai sekarang masih digunakan dan menjadi salah satu Lapangan Pacu terbaik di Indonesia. Kemudian pada saat menjadi Kadispora Jabar, beliau turut mendorong relokasi Lapangan Pacu Arcamanik ke Tanjung Sari dan Alhamdulillah sekarang sudah ada dan bisa digunakan,” ungkap Yeyen.

Bahkan lanjutnya, saat menjadi Sekda Provinsi Jabar, Daud menjadi salah satu Pejabat Pemprov yang hadir untuk memberikan sambutan dan pengarahannya pada saat Pelantikan Pengurus Pordasi Jabar 2019-2023.

Oleh sebab itu kita masyarakat berkuda Jabar setuju Pak Daud Achmad menjadi Ketum KONI Jabar periode 2022-2026. Semoga memberikan manfaat bagi pembinaan olahraga berkuda di Jawa Barat. Tentunya tentunya dengan berharap membawa peningkatan prestasi olahraga di Jawa Barat,” pungkasnya.***


Navigasi