BANDUNG – Ketua Umum KONI Jawa Barat, M. Budiana menjamin, memasuki bulan Januari 2024 mendatang, masalah pengangggaran bagi seluruh cabang olahraga akan mulai intensif.
Sebab, ujar Wakil Rektor III Universitas Pasundan, itu, memasuki Januari 2024, pemusatan latihan (Pelatda) menuju PON XXI/2024, sudah harus dimulai.
“Mulai Januari 2024, untuk Pelatda terpusat harus mulai dilakukan. Pemusatan Pelatda PON sudah harus dimulai. Artinya, bahwa pemerintah daerah beserta KONI Jabar, melaui Dispora Jabar akan mulai memperhatikan kepentingan dan keperluan cabor,” katanya, disela-sela kunjungan ke Pelatda cabang olahraga Billiar di Pitpool Billiar, Snooker, Caroom Jalan Sumatera, 28 Agustus 2023.
Selain itu, lanjut Budiana, sesuai survey yang telah dilakukan KONI Jawa Barat, peta persaingan dan tantangan Kontingen PON XXI Jawa Barat di Aceh dan Sumut jauh lebih besar dibandingkan pada PON XX di Papua.
Persaingannya bisa mencakup hal-hal teknis dan non teknis. Untuk hal teknis, Budiana mengingatkan kepada para cabor agar mulai menyusun langkah antisipatif lantaran dalam sejarah pelaksanaan PON baru tahun 2024 terbagi dalam dua derah, Aceh dan Sumut.
“Ya, berbagai kemungkinannya bisa terjadi menjurus kepada hal teknis, tapi kami yakin cabor-cabor kita sudah punya persiapan untuk hal itu,” ujarnya menegaskan.
Sementara, untuk hal- hal non teknis lebih kepada lokasi atau venue yang nanti akan menjadi ajang pertandingan yang dinilai relatif berjauhan jaraknya menyusul perkembangan di Provinsi Aceh itu sendiri.
“Venue di Aceh disebar lagi jadi sepuluh lokasi Kabupaten/Kota, tantangannya itu, sebaran venue, di Aceh dari Banda Aceh ke Aceh Tenggara melalui jalan darat saja akan memakan waktu 18 jam,” katanya.
“Sumut masih agak sedikit lumayan karena di Medan dan sekitarnya bahkan ada di Samosir. Yang lebih dekat mungkin dari Medan, dari Kualanamu ke Aceh Tenggara itu memakan waktu 7 jam perjalanan, itu juga jadi tantangan kita,” ujarnya menambahkan.
Dengan demikian, kata Budiana, Jawa Barat yang masuk kontingen terbesar harus lebih besar dan intensif dari segi perhatian.
“Kontingen Jawa Barat termasuk yang terbesar, itu pun harus banyak dipenuhi terkait kesiapan - kesiapan karena venue - venue yang akan didatangi cabor di Aceh meliputi dari Sabang sampai Aceh Tenggara, dan kami yakin teman-teman pasti sangat memaklumi atensi anggaran pun harus lebih besar dibandingkan saat kita berjuang di Papua,” katanya. ***(Rief).