ARNOLD : " DUKUNGAN KONI JABAR MENCUKUPI BUAT CABOR JUDO"

BANDUNG -  Cabang Olahraga (Cabor) judo sangat bersyukur atas dukungan dari KONI Jabar terkait persiapan menjelang PON XXI di Sumut-Aceh tahun 2024 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Umum Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Jawa Barat Arnold Silalahi. Arnold yang juga pelatih bertangan dingin ini mengatakan bantuan yang diberikan KONI Jabar yang diterima cabor judo sangat bermanfaat.

"Kami bersyukur dukungan untuk persiapan dari KONI Jabar sudah cukup baik dan mencukupi kebutuhan kami,"katanya singkat dan padat.

Semoga lanjutnya pada persiapan menjelang PON XXI di Sumut-Aceh 2024 dukungannya lebih dari yang sekarang,"harap Arnold.

Pada kesempatan itu, Arnold yang baru saja pulang dari Palembang, Sumatera Selatan mendampingi atlet judo pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas), menyebutkan jika pada PON nanti Jawa Barat 70 persennya menampilkan atlet-atlet muda.

"Cabor judo Jawa Barat dipastikan akan menurunkan 70 persen  atlet muda pada PON XXI di Sumut-Aceh tahun 2024 mendatang,"kata Arnold.

Bahkan untuk perburuan poin akhir menjelang masuk ke PON nanti di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 8 hinggan12 Oktober Piala KASAD di Jakarta para pejudo muda Jabar sudah siap tampil.

"Jadi untuk judo sudah latihan sejak bulan juli sampai dengan kejuaraan judo Wilayah tengah di Kabupaten Karawang selama 1 bulan. Hari sabtu ini (9/9/2023) akan mulai latihan sentral lagi selama 2 bulan menjelang menghadapi Kejurnas Piala KASAD,"ungkap Arnold.

Dijelaskannya bahwa cabor judo sangat beda dengan Cabor lain. Kalau cabor lain ada BK sebagai seleksi atlet jelang PON. Tapi kalau judo sistem pengumpulan poin yang sudah dilakukan tiga tahun lalu.

"Jadi atlet harus mengumpulkan poin dengan mengikuti agenda-agenda resmi PB PJSI,"kata Arnold lagi.

Pada Kejurnas Piala KASAD nanti, kata Arnold yang juga pengurus KONI Jabar anggota bidang Rencana Strategis (Renstra) ini, tim judo Jawa Barat hanya ikut 16 nomor dari 18 nomor atau kelas yang dipertandingkan.

"Karena di nomor kata kita sudah masuk. Jadi tidak perlu mengikuti Kejurnas lagi "katanya.

Disinggung soal target medali emas di PON XXI Sumut-Aceh tahun 2024, Arnold mengatakan mungkin tidak jauh beda ketika di PON Papua tahun 2021 lalu.

"Di Papua kami cabor judo dapat 4 medali emas. Ya  mudah-mudahan target minimal kami sama dengan di Papua lalu. Maksimalnya kita lihat saja nanti,"ujarnya. *** (Bang)


Navigasi