BANDUNG - Dahsyat, doa orang tua langsung sampai ke pencipta alam semesta menembus langit. Maka mintalah doa orang tua kita. Pesan ini untuk para atlet yang akan menjalani BK. Khususnya untuk atlet pencaksilat.
Doa orang tua adalah nutrisi, vitamin, protein dan lain-lainnya yang sangat besar dan sangat berdampak dari yang lain. Dahsyat sekali.
"Doa orang tua langsung sampai ke pencipta alam semesta menembus langit. Maka mintalah doa orang tua kita. Pesan ini untuk para atlet yang akan menjalani BK. Khususnya untuk atlet pencaksilat,"tegas pelatih Silat Jabar, Ferry Hendarsin di Sekretariat KONI Jabar Jalan Padjajaran No.37 Bandung.
Menurut Ferry, persiapan untuk menuju ke sebuah pertandingan tidak hanya sebatas lahirnya saja, tapi juga soal bathin. Kalau kedua siap, tak ada halangan berarti yang akan menghadang untuk merebut sebuah kemenangan
"Keduanya harus berbarengan, lahir dan bathin. Bak sepasang kekasih. Keduanya harus siap dan beriringan,"ucap Ferry lagi.
Kesiapan lahir yang dimaksud kata pelatih tim Nasional IPSI Pusat ini tentunya adalah yang diterima dari pelatih. Siap hanya dalam artian, tehnik, fisik mau pun stamina.
Diyakininya, rata-rata atlet untuk kesiapan lahir ini semuanya pasti tidak ada masalah. Soalnya perubahan yang didapat atlet terlihat nyata dan setiap saat dapat diperhatikan perubahan dari atlet tersebut. Semua diperoleh berkat latihan yang berkesinambungan dan disiplin.
Sementara itu, kesiapan bathin dapat dikatakan atlet bisa saja berpura-pura. "Untuk kesiapan bathin atlet dapat berpura-pura. Hanya pelatih yang jitu dan punya indera yang peka yang dapat membaca kesiapan bathin si atlet. kesiapan fisik teknik sebagai gambaran kemampuan lahir dan mental-spiritual sebagai wujud dari kualitas bathin harus dipersiapan secara sistematis terukur dan berkelanjutan,"papar Ferry. *** (Bang)