TETAP JADI LUMBUNG MEDALI, INI TARGET REGU BULUTANGKIS JABAR DI ARENA PON XXI/2024

BANDUNG –  Cabang olahraga Bulutangkis tetap menjadi andalan bagi Kontingen Jawa Barat sebagai lumbung medali di arena PON XXI di Aceh – Sumut 2024, mendatang.

Karena itu, di ajang PON XXI/2024, itu Tim Bulutangkis Jawa Barat lebih memokuskan kepada atlet kelahiran 2003/2004  tanpa harus memenuhi panggilan Pelatnas ke Cipayung dalam perjalanannya nanti.

“Tim Bulutangkis kita di PON nanti, kami fokuskan kepada kelahiran pada 2003/2004. Karena jika kelahiran 2005/2006 dan jika mendapat panggilannya Pelatnas tidak  boleh main. Karena itu alasan kami tidak merekrut atlet kelahiran 2005/2006. Sehingga jika kelahiran  2003/2004 tidaklah mungkin masuk Pelatnas. Kalau pun nanti ada beberapa pemain yang memang berpotensi masuk Pelatnas kami sudah punya back upnya,” kata Kabid Diklat dan Pelatihan Pengprov PBSI Jawa Barat, Herman Subarjah memaparkan.

Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk strategi agar atlet-atlet bulutangkis Jawa Barat bisa lebih fokus ke satu even yakni PON XXI tahun depan. “Ini keuntungan bagi  Jabar. Karena atlet yang kami rekrut dan kami siapkan kelahiran 2003/2004 sehingga peluang untuk masuk Pelatnasnya sudah tidak ada lagi,” kata Herman menambahkan.

Regu Bulutangkis Jawa Barat baru saja melewati rintangan dan meraih tiket PON XXI 2024  Aceh – Sumut setelah menjalani Babak Kualifikasi PON XXI/2024 Wilayah VI  yang digelar di GOR Tri Lomba Juang, Kota Bandung, beberapa waktu lalu.

Dalam BK PON XXI tersebut, baik regu putra maupun putri tanpa hambatan mengalahkan empat provinsi , Kepri, Sumbar, Jambi dan Riau masing-masing dengan skor, 5-0. “Di PON XXI/2024 nanti, target tiga medali emas. Insya Allah bisa diraih dari tujuh nomor yang dipertandingkan, apakah beregu putra dan putri, perorangan dan  lima nomor tunggal dan  2 ganda putra putri dan campuran,” kata Herman menegaskan.

Ia memprediksi, pesaingan pada PON XXI nanti datang dari DKI Jakarta, Jateng dan Jatim. Oleh karenanya, ujar Herman, lawan yang sesungguhnya akan terjadi di pelaksanaan  PON nanti di Medan.

“DKI, Jateng dan Jatim, adalah lawan yang sesungguhnya. Makanya  kami akan mempersiapkan lebih baik. Untuk Babak Kualifikasi katakanlah semacam try in sebagai simulasi pertandingan karena memang kami tidak memilih secara rinci dari 14 pemain masih kami akomodir semua nanti akan ada seleksi lagi untuk mengikuti PON,” ujarnya.

Setelah berhasil merebut dua tiket untuk regu putra dan putri, Pengprov PBSI Jabar tak langsung membubarkan para atletnya. Akan tetapi seluruh atlet diistirahatkan  dan akan kembali melaksanakan pemusatan latihan kembali pada November, mendatang.

“Sekarang di Babak Kualifikasi belum pasti jadi atlet PON, tapi sudah ada di entry by name, sudah ada di long list dan  masih 14 putra dan 14 putri dan nanri dari 14 itu akan diambil 8 atlet dari 14 putra  dan 8 dari putri,” katanya. *** (Rief)


Navigasi