7 PENGURUS INTI KONI JABAR HADIRI PELANTIKAN KETUM POBSI JABAR

BANDUNG - Pelantikan Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (Pobsi) Jawa Barat dilaksanakan di The Summit Sliwangi Hotel Jl. Seram Kota Bandung, Senin (25/9/2023).

Yang istimewa acara pelantikan tersebut dihadiri 7 pengurus inti KONi Jabar. untuk hal ini ketua pengprov Pobsi Jabar yang dilantik untuk periode keduanya, Rudi Kadarisman  memberi apresiasi yang tinggi.

Usai pelantikan, ketua KONI jabar M. Budiana berharap  di PON XXI/2024 Sumut-Aceh ada raihan medali yang lebih dari yang ditetapkan.

“Pak Rudi dan kawan-kawan  menetapkan tiga emas dan harapannya bisa menjadi lima emas . Nah hal ini harus disiapkan di babak kualifikasi (BK) . Tadi saya berpesann bahwa BK jangan dianggap sepele, paling tidak untuk mengetahui strategi lawan yang akan dihadapi. Walaupun BK itu masih banyak variannya , kadang masih ada yang tidak memunculkan kekuatan aslinya. Tiidak apa-apa paling tidak kita memperhartikan teknik lawan. Ini kan olahraga permainann, nah hal ini yang tidak boleh disepelekan oleh tim biliar Jabar,” ujar Budiana.

Budiana berharap untuk kepengurusan yang baru dibawah kepemimpinan Rudi Kadarisman, untuk lebih meningkatkan terutama di teknik permainan, kebinpresannya .

“Saya juga titip aspek organisasi. Soalnya diperiode pertama kepemimpinan pak Rudi saya dengar ada sedikit persoalan organisasi. Nah dI periode kedua kepemimpinan pak Rudi persoalan seperti ini harus sudah tidak ada karena ini adalah H-1 menghadapi PON,” ujar Budiana.

Sementara itu, Rudi Kadarisman mengatakan, acara hari ini bukan hanya sekadar pelantikan  tapi juga ada Rakerda POBSI Jabar yang dihadiri 21 pengcab dari 27 pengcab yang ada.

Setelah Rakerda dilanjutkan dengan pelantikan dan ditutup dengan acara pelepasan ke BK. Dalam acara pelantikan ini Rudi mengapresiasi kehadiran 7 pengurus inti KONI Jabar .

“Substandi apa yang disampaikan dalam acara pelantikan bukan sekadar menyampaikan bahwa pengurus Pobsi periode 2023-2027 resmi dilantik. Tapi yang terpenting adalah ketika kita kehilangan sahabat, kehilangan pahlawan, kehiilangan wakil ketua Pobsi jabar, pak Barni yang disampaikan dalam bentuk vdeo, semua keluarga almarhum hadir membuat suasana semakin jelas kekeluargaan kita, baik KONI maupun pengcab-pengcab,” tutur Rudi.

Rudipun menyinggung soal sertifikasi pelatih. Menurutnya dalam acara Rakerda yang dilaksanakan sebelum pelantikan, dikatakan bahwa pelatih di daerah itu biasanya diberi anggaran untuk ikut pelatihan dan diberikan salary dengan syarat ada sertifikasi dari pengurus diatasnya .

“Maka kita sepakat dengan sekjen bahwa kita akan membuat diklat mengenai pelatih dan dibuat sertifikat atas nama Pengprov Pobsi dan KONI jabar,” ujarnya.

Soal fakta integritas yang dibacakan diacara pelantikan Rudi mengatakan hal itu adalah merupakan standar PB Pobsi .

“PB Pobsi harus membuat tanda tangan fakta integritas yang normatiif. Kepentingan bangsa dan negara jadi prioritas, kemudian pembinaan kepada atlet dan terakhir pada Pobsi,” kata Rudi. *** (Adi)


Navigasi