ATLET KEMPO PON JABAR MENDAPAT PELAJARAN DARI KEJUARAAN DUNIA JEPANG

BANDUNG - Para atlet kempo Jawa Barat mendapat pelajaran yang sangat berharga pada Kejuaraan Dunia Shorinji Kempo “2023 World Taikai” bertempat di gedung Budokan Tokyo Jepang. Kejuaraan sendiri sudah berakhir pada hari lalu, Minggu 8 Oktober 2023 lalu.

Kejuaraan ini dihadiri oleh 41 negara termasuk tuan rumah Jepang dan satu Region (Hongkong). Jepang sebagai tuan rumah hadir dengan kekuatan penuh. Pada tanggal 7 Oktober 2023, melaksanakan babak kualifikasi internal dalam rangka persiapan final.

Menurut salah seorang pelatih Jawa Barat yang mendampingi tim Jawa Barat, Maria Soh Lim, jumlah atlet Indonesia yang datang ke Jepang 153 kenshi,  yang sebagian akan ikut ujian kenaikan Tingkat (Dan-grading) di Honbu Tadotsu, Provinsi Kagawa, mulai tanggal 9-14 Oktober 2023.

"Hadir pada kejuaaraan dunia ini pendiri Shorinji Kempo Indonesia, Sensei Indra Kartasasmita,"kata Maria.

Dikatakannya kenshi Jawa Barat sendiri mendapat pelajaran yang sangat berarti pada Kejuaraan dunia di Jepang.

Walau pun belum dapat bicara banyak dan meraih prestasi yang diharapkan, paling tidak jelas Maria para kenshi bisa belajar mengembangkan teknik dan memperkuat mental.

"Dari 36 nomor pertandingan World Taikai, Indonesia menghadirkan 71 atlet dari beberapa Provinsi seperti Jabar, DKI Jakarta,  Kaltim dan NTT. Serta mengikuti 19 nomor pertandingan.

Secara totalnya kata Maria Indonesia merebut 4 emas, 4 perak dan 5 Perunggu. Bahkan ada satu nomor pertandingan yg semua medali di sapu bersih oleh kenshi Indonesia,"terang Maria.

Informasi yang diterima Maria dari PB. Perkemi sebutnya, seharusnya Indonesia bisa mendapat lebih dari 2 medali emas lagi. Namun mendapat pengurangan karena kelebihan waktu dan aspek teknis sehingga mendapat pengurangan nilai.

"Itu dari atlet Jawa Barat  pasangan putra 2/3 Dan dan pasangan campuran. Kejadian ini menjadi pembelajaran dari PB Perkemi agar pada kegiatan Internasional dan Taikai berikutnya tahun 2027 yang dilaksanakan masih di Jepang, tidak terjadi lagi,"ucap Maria.

"Saya yakin, walau tidak membawa medali  tapi paling tidak para kenshi Jawa Barat mendapat pelajaran berarti untuk meningkatkan tehnik mereka menghadapi PON XXI di Sumut-Aceh 2024 mendatang,"kata Maria lagi. *** (Bang)


Navigasi