BANDUNG - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat M. Budiana mengingat kepada setiap komponen yang ada dalam keluarga besar olahraga Jawa Barat untuk amanah.
"Amanah itu tidak melulu soal finansial. Tidak. Dengan tidak memperhatikan atlet dan pelatih itu termasuk mengabaikan amanah,"kata Budiana.
Karena amanah itu kata dia adalah tanggung jawab besar dan kepercayaan yang sangat tidak boleh disia-siakan, apalagi dibawa main-main. Amanah juga termasuk jalan menuju sebuah keberhasilan jika dilaksanakan benar-benar dan sesuai tugas pokok dan fungsi yang melekat pada diri seseorang yang diberikan amanah itu.
"Siapa pun itu. Tapi kali ini saya lebih menekankan pada pimpinan cabang olahraga yang mendapat kepercayaan dan mendapat lebel sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi. Jaga amanah itu. Jalankan dengan baik. Itu saja. Insya Allah saya juga akan melakukan hal yang sama. Menjaga dan menjalankan amanah selaku ketua Umum KONI Jabar dengan baik,"ucap Budiana.
Definisi amanah mencakup lingkup yang luas. Tidak hanya dalam agama. Tetapi juga kehormatan, harta, badan, ilmu pengetahuan, rahasia, pancaindra, dan masih banyak lagi. Amanah juga artinya suatu titipan yang benar-benar harus dijaga dan tidak boleh diabaikan.
"Tuhan itu tidak tidur. Apapun yang bergerak pasti Tuhan tahu. Termasuk jatuhnya daun yang sudah kering ke bumi. Pesan saya sangat sederhana sekali. Yaitu jaga amanah. Simple dan tidak berbelit-belit,"katanya Senin (6/10/2023).
"Ayo kita amanah dan sukseskan PON XXI Sumut-Aceh 2024 dengan kalimat amanah sebagai senjata keberhasilan kita bersama,"pungkasnya. *** (Bang)