BANDUNG – PB PORDASI (Pengurus Besar Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia) menetapkan seluruh venue cabang olahraga berkuda baik track maupun sarana dan pra sarananya rampung dua bulan sebelum PON XXI/2024 digelar.
Saat ini, proses lelang untuk membangun dan menyelesaikan venue berkuda di Aceh maupun di Sumut telah dilaksanakan.
“Menurut Berita, proses untuk lelang sudah dimulai, berharap pembangun akan selesai paling lambat dua sebelum PON XXI itu digelar,” kata Ketua Umum PB PORDASI, Triwatty Marciano, di Bandung, Sabtu (21/10/2023).
Triwatty menjelaskan, untuk persiapan pelaksanaan cabang olahraga berkuda telah dilakukan sesuai perencanaan meskipun dibeberapa sektor masih belum seratus persen sempurna.
“Persiapan sudah selesai dengan yang kitarrencnakan, walaupun memang masih belum sempurna, karena memang untum PORDASI ini berbeda dengan cabang olahraga lain,” kata istri Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman, ini menegaskan.
Menurutnya, venue cabang olahraga kuda pacu dibangun di Takengon Aceh dan Medan di Sumatera Utara yang bertaraf internasional.
“Sarana dan prasarananya bertaraf interasional, kalau tracknya itu sendiri memang masih belum sempuran karena keterbatasan lahan dan juga kembali ke masalah anggara dimana untuk biaya track yang dibangun di Aceh seluas 1.400 meter,” katanya menambahkan lagi.
Triwatty memastikan proses persiapan saran dan pra sarana untuk berkuda terus digeber untuk mengejar target selesai sebelum PON dilaksanakan.
“Saya pastikan, sejak sekarang ini sedang ada persiapan sarana dan pra sarana dimana untuk nomor Kuda Pacu nanti ad di Aceh dan untuk Equistrian di Sumut. Jadi, untuk masalah Monitoring dan Evauluasi, saya bisa mengatakan sudah berjalan tapi memang kita belum digital dan masih manual tapi, alhamdulilah semuanya telah terdaftar dan tercatat, semua kita program, monev na iu semua,” katanya menutup perbincangan. *** (Rief)