M. YUSUF BERHARAP PEMERINTAH JABAR PERHATIKAN ATLET YANG BERPOTENSI MERAIH EMAS

BANDUNG - Atlet angkat berat Jawa Barat Muhammad Yusuf, mengaku tetap melakukan latihan intensif secara mandiri pasca tampil di babak kualifikasi (BK) PON XXI yang digelar beberapa waktu lalu di Lampung. Pada event Pra PON itu, Yusuf menyumbang medali emas di kelas 83kg.

"Pada BK kemarin saya dan teman lainnya di tim angkat berat Jabar mendapatkan medali emas. Kita semuanya lolos untuk PON di Sumut ke XXl," kata Muhammad, di Bandung, Senin (13/11/2023).

Menurutnya setelah BK, atlet dikembalikan ke daerah masing-masing untuk berlatih mandiri. Pasalnya Pelatda untuk PON XXI/2024 akan kembali dimulai awal tahun 2024 mendatang.

Meski demikian ia tetap rutin latihan untuk menjaga performanya dan mempertahankan raihan medali emas pada saatnya nanti di PON XXI/2024.

“Setelah BK belum ada informasi sentralisasi dari Pengprov. Namun sembari menunggu sentralisasi, tetap latihan mandiri dengan ritme latihan 3 sampai 4 kali seminggu,” jelasnya.

Untuk kebutuhan suplemen dan asupan gizi sendiri, Yusuf juga tetep menjaga hal itu. Ia berharap bisa segera melakukan pemusatan latihan supaya proses persiapan menuju multievent empa tahunan nanti lebih maksimal.

Kebutuhan suplemen dan asupan gizi harus rutin dilakukan. Saya pribadi jalankan seadanya namun bagus untuk tubuh. Intinya kita usahakan agar itu terjaga. Kalau uang yang kita keluarkan untuk vitamin, makan dan lainnya selama 1 bulan itu minimal 2 juta lebih,”katanya.

"Saya berharap, Pemerintah memperhatikan atlet yang berpotensi meraih emas, soalnya mereka tulang punggung Jabar. Perhatiannya dengan prioritaskan kebutuhannya, salahsatunya segi asupan gizi, jadi atlet gak banyak pikiran, kalau sudah ditunjang semuanya, jadi enjoy latiha," tandasnya. *** (Adi)


Navigasi