BANDUNG - Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Jabar Arif Herdiana memastikan, semua atlet Jabar yang cedera pada saat mengikuti Babak Kualifikasi (BK) PON XXI tahun 2023 atau pun event lainnya, sudah dalam penanganan medis hingga dalam masa pamulihan.
KONI Jabar menekankan, kata Arif, atlet harus sudah terdaftar BPJS Kesehatan, hal itu sebagai kewajiban atlet. Terlebih atlet beladiri yang rentan akan cedera.
"Memang atlet beladiri rentan akan cedera, baik dalam latihan, BK maupun pertandingan. Kemarin, atlet PON Jabar yang cidera pada saat BK sudah tertangani medis di Bidang 2 KONI Jabar yang ditangani oleh Rumah Sakit Mayapada. Alhamdulillah semua berjalan sesuai prosedur," kata Arif.
Lebih lanjut Arif katakan, terkait kondisi atlet yang cedera pastinya mengganggu performanya, tetapi itu menjadi resiko yang dihadapi atlet maupun Cabor.
"Kami antisipasi dengan menggunakan waktu penyembuhan recovery yang sebaik mungkin. Kami rasa cukup waktu untuk mengikuti event yang sudah diagendakan. Intinya, jangan menjadi hambatan yang berat bagi atlet, karena kita sudah berihtiar. kita harapkan atlet berlatih dengan optimal ikhtiar dengab baik, mudah2an KONI Jabar selalu mendukung dam optimal dalam hal pelayanan untuk atlet," pungkasnya. *** (Adi)