CABOR GOLF OPTIMIS TAMPIL MAKSIMAL DI PON XXI/2024

BANDUNG – Cabang olahraga golf seperti menemukan jatidirinya kembali. Hal itu karena  pada gelaran PON XX tahun 2021 di Papua, cabor golf tidak dipertandingkan.

Sementara pada PON XIX tahun 2016 di Jabar, berhasil meraih enam keping medali terdiri satu medali emas, dua perak, dan tiga perunggu dari total tujuh nomor yang dipertandingkan.

Pada saat itu Jawa Timur keluar sebagai juara umum cabang olahraga golf PON XIX dengan raihan 4 medali emas, 1 perak dan 3 perunggu. Disusul DKI Jakarta di posisi runner up dengan raihan 2 medali emas, 4 perak, dan 1 perunggu.

Lantas bagaimana peluang cabor golf  di PON XXI/2024 Aceh-Sumut ? Ketua Umum KONI Jabar, M. Budiana mengaku cukup optimis dengan kemampuan atlet golf Jabar yang akan tampil di  PON XXI.

Hal ini didasari dengan potensi yang dimiliki Jabar di cabang olahraga golf, baik dari sisi sarana prasarana maupun atlet serta jajaran pengurusnya.

“Kita yakin dengan kemampuan para atlet dibawah arahan pelatih serta jajaran kepengurusan PGI Jabar. Mereka mampu mencetak prestasi di PON XXI yang akan digelar di Medan dan kembali meraih medali emas,” kata Budiana.

Sebelumnya, sebanyak 135 atlet dari 24 provinsi di Indonesia mengikuti pelaksanaan babak kualifikasi PON XXI cabor golf yang digelar di Jatinangor National Golf & Resort, Sumedang, Jawa Barat Juli lalu.

Pelaksanaan babak kualifikasi digelar dengan mempertandingkan 54 hole selama tiga hari. Sehingga dalam satu hari  digelar pertandingan sebanyak 18 hole.

Pada BK tersebut ada 135 atlet yang bertanding, terdiri dari 93 atlet putra dan 42 atlet putri. Sedangkan kuota kelolosan menuju PON XXI ditetapkan sebanyak 75 orang atlet, diluar atlet tuan rumah PON XXI.

Sementara itu, Jabar mengirimkan sebanyak sembilan orang atlet pada BK cabor golf tersebut. Para atlet tersebut merupakan hasil seleksi yang dilakukan PGI Jabar pada 26–27 Juni 2023 di Jatinangor National Golf & Resort.

Kesembilan atlet yang akan memperkuat tim golf Jabar terdiri dari 5 atlet putra dan 4 atlet putri. Yakni Randy Arbenata M Bintang (Kabupaten Bekasi), Dixon Jotham Ayal (Kabupaten Bekasi), M.Naabil Almanaf (Kabupaten Bogor), Dana (Kabupaten Karawang), dan Alfian Wibihargo (Kabupaten Bekasi) di kelompok putra. Lalu di kelompok putri diperkuat Rayi Geulis Zullandari (Kabupaten Bekasi), Rana Syarifa Mukawa (Kota Bogor), Kania Nur Adliani (Kabupaten Sumedang) dan Fausta Bianda (Kabupaten Bekasi). *** (den)


Navigasi