BANDUNG - Sebanyak 1.295 atlet Jawa Barat dari 78 Cabor, kini tengah mengikuti Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) PON XXI. Para atlet tersebut digembleng untuk meraih prestasi dan target Jabar hattrick PON.
Dewan Penasehat KONI Jawa Barat Ade Kustianto menyatakan, untuk tercapainya Jabar hattrick PON, perlu kesungguhan dan kerjakeras dari berbagai pihak terkait, terutama Bidang Bimbingan Prestasi (Binpres) KONI yang bertanggungjawab mengawal pelaksanaan Pelatda.
Ade juga mengatakan, perlu adanya inovasi dari KONI maupun Binpres dalam memaksimalkan performa atlet, baik skill hingga kebutuhan fasilitas pendukung atlet. Sehingga target Jabar hattrick dapat tercapai.
Ia juga melihat, antusias atlet maupun pengurus untuk mengejar cita-cita Jabar hattrick PON cukup tinggi. Apalagi hasil babak kualifikasi (BK), Jawa Barat masih diatas rival tangguh seperti DKI Jakarta dan Jawa Timur.
“Semangat dari pengurus KONInya, semangat juga dari Cabor-cabornya. Dengan semangat tentunya mereka akan memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Karena semangat ini didorong oleh semangat bagaimana Jawa Barat bisa meraih hattrick,”ucap Ade di Bandung Kamis (1/2/2024).
Ade juga mengapresiasi pengurus KONI hingga atlet yang terus semangat, meski anggaran yang digelontorkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak sesuai dengan yang diharapkan.
Sebagai Dewan Penasihat KONI Jawa Barat, Ade pun mengingatkan KONI agar kebutuhan peralatan maupun dukungan fasilita atlet agar dipenuhi. Sehingga tidak menjadi kendala dan mengganggu performa atlet yang akan bertanding nanti.
Ia optimis KONI Jawa Barat dapat memenuhi peralatan maupun fasilitas lainnya sesuai standar, mengingat KONI sudah berpengalaman mengikuti PON. Apalagi Jawa Barat sudah dua kali meraih juara umum PON.
“Soal peralatan ini jangan sampai jadi sesuatu yang klise gitu. Ketika pada ajang PON berjalan, prestasi tidak terpenuhi nanti peralatan menjadi kambing hitam. Peralatan ini harus menjadi perhatian,”tegas dia. *** (Adi)