BANDUNG - Pelatih pencaksilat PON XXI 2024 Jawa Barat Ika Lesmana Rasid mengatakan bahwa makanan dan minum (Mamin) yang disiapkan KONI Jabar sangat cocok dengan selera para atlet yang tengah melakukan sentralisasi Pelatda PON.
"Tim Pelatda PON Cabor pencaksilat Jawa Barat telah memulai sentralisasi sejak tanggal 2 Januari 2024. Latihan di sentralisasikan di Padepokan IPSI Jawa Barat Jalan Padjajaran dan selama Pelatda para atlet juga menginap di mess atlet yang ada di Padepokan. Jadi di padepokan semua sudah lengkap,"jelas Ika Rabu (31/1/2024)
"Untuk makan dan minum tim Pelatda PON, kita ditanggung dari KONI itu mulai dari tanggal 9 Januari. Ketika tanggal 2 Januari mah, istilahnya kita "buka warung" rareongan para pelatih dengan dasar ingin memberikan yang terbaiklah,"ucap Ika.
Pelatih yang juga mantan atlet Nasional ini menambahkan, karena silat memulai latihannya dari awal. Jadi kata dia tim pelatih tidak bisa diam begitu saja.
"Dan memang sudah menjadi tanggung jawab kami sebagai pelatih. Alhamdulillah lagi, sekarang sudah ditanggung KONI melalui vendor. Semua lancar. Anak-anak makannya aman. Karena masaknya juga disini dan cateringnya sangat cocok pokoknya soal makan di cabor silat aman dan lancar dan tidak ada masalah. "Makasih KONI Jabar,"kata Ika.
Awal memasuki latihan Pelatda kata Teh Ika begitu pelatih yang bekerja di Kemenpora ini, lebih fokus pada latihan untuk penguatan fisik.
Karena dengan peraturan baru ini kata dia, fisik merupakan yang utama dan tidak bisa ditawar-tawar.
"Fisik ini harus bagus. Karena memang menjadi bahasan peraturan baru tahun 2022 revisi tahun 2023 memang lebih dominan fisik yang lebih diutamakan kuat. Jadi sekarang kita lebih pada pembenahan fisik memacu pada pembenahan program menuju peraturan 2022," sebut Ika.
Ditanya soal kondisi atlet saat masuk dan memulai latihan di Pelatda Teh Ika mengatakan sangat baik.
"Enjoy enjoy saja. Intinya semuanya harus dilalui dengan perjuangan. Tidak ada yang mudah. Jadi kita harus berjuang. Jadi atlet harus fokus. Insya Allah, kalau atlet sudah satu visi dan disamakan persepsi pemikiran atlet bahwa kita satu tujuan,"katanya.
Dijelaskannya bahwa atlet ingin juara dan pelatih pun ingin mengantar atlet jadi juara. Jadi itu suatu kekuatan yang bisa dijadikan modal untuk meraih yang terbaik.
Pada kesempatan itu, Ika berharap peralatan latihan dan pertandingan segera dilengkapi KONI Jabar.
"Peralatan sangat dibutuhkan oleh Cabor. Semoga kita maksimal dalam pencapaian target. Kami berharap peralatan segera cair dan sesuai harapan agar bisa digunakan secara maksimal."
"Lain-lainya mudah-mudahanusaha dan doa kita semoga Allah mengabulkan segala harapan dan cita-cita kita. Salam Jabar Hattrick,"harapnya. *** (Bang)