BANDUNG - Ketua Pengprov Muaythai Jawa Barat Rahyang Mandalajati Evi Silviadi Sanggabuana mengatakan untuk pemusatan pelatihan pada bulan puasa, pihaknya mengurangi sekitar 20 persen porsi latihan.
Meski demikian, perkembangan performa atlet Muaythai yang di gembleng dalam pemusatan pelatihan daerah (Pelatda) ini menunjukan hasil yang memuaskan.
"Fighting biasanya lima ronde kali tiga menit. Nah sekarang, bisanya tiga kali tiga, dikurangi dulu bulan puasa ini. Tapi kalau sprint dan lainnya tetap. Jadi bukan puasa ini dikurangi sekitar 20 persenan, dari biasa,"jelas Evi Senin, (1/4/2024).
Evi juga mengatakan, setelah lebaran nanti, ritme latihan pun akan ditingkatkan. Pihaknya juga sudah menemukan formula untuk peningkatan performa para atlet Muaythai.
"Jadi sudah mulai terlihat dari power, mulai daya tahannya juga. Powernya sudah lebih. Mereka sudah ringan-ringan saja,"ujar Evi.
Disinggung mengenai target nanti di PON XXI Aceh-Sumatera Utara, Evi mengatakan, pihaknya sudah dapat mengukur kemampuan tim maupun lawan.
Performa dan pengalaman atlet dalam pertandingan merupakan salah satu kunci untuk meraih prestasi.
"Tinggal bagaimana hari ini mereka (atlet) menjaga performanya. Meningkatkan kemampuan fisiknya dan mental juaranya. Itu yang harus dijaga. Kemudian pengalaman tanding yang harus diperbanyak. Makanya tryout ke Thailand itu sangat penting,"pungkas Evi. *** (Adi)