BANDUNG - Atlet panahan Jawa Barat Syifa Nur Afifah sangat bangga bisa membawa tim beregu recurve putri Indonesia lolos ke Olimpiade Paris 2024. Kepastian tersebut diperoleh karena perolehan poin beregu recurve putri sudah tidak dikejar tim lain usai babak eliminasi pada ajang Hyundai Archery World Cup Stage (AWCS) 3 di Antalya, Turki.
Beregu recurve putri Indonesia menempati peringkat kesembilan dunia dengan total 179,5 poin. Total poin tersebut diperoleh dari keikutsertaan beregu recurve putri di ajang AWCS 1 2024 yang berlangsung di Yecheon, Korea Selatan, kemudian AWCS 2 2024 di Shanghai, China.
Pada AWCS 1 dan 2, tim beregu recurve putri Indonesia menempati peringkat keempat dan mendapat total 48 poin untuk masing-masing turnamen. Sementara itu, pada Kejuaraan Dunia Panahan di Berlin, Indonesia finis di peringkat 6 dan mendapatkan 47,5 poin, sedangkan di AWCS 3 Shanghai, Indonesia finis di peringkat ke-4 dengan perolehan 36 poin.
Pesaing terdekat Indonesia dalam perebutan tiket melalui jalur kuota ranking dunia beregu yakni tim beregu recurve putri Jepang. Namun, tim Srikandi yang kini menyabet juara ketiga di AWCS 3 di Antalya secara matematis perolehan poinnya tak dapat dikejar oleh Jepang.
Tim recurve putri Indonesia yang diwakili oleh Diananda Choirunisa, Rezza Octavia, dan Syifa Nur Afifah dalam kejuaraan Hyundai Archery World Cup Stage (AWCS) 3 di Antalya, Turki, Kamis, menyegel tiket ke Paris melalui berdasarkan kuota ranking dunia.
"Saya sangat senang bisa masuk Olimpiade Paris tahun ini dengan membawa tim beregu panahan Indonesia. Ini juga merupakan kerja bersama rekan panahan lainnya, Alpriani Eka Setiowati, Anindya Nayla Putri, dan Catharine Thea Darma. Tiket ini persembahan untuk Indonesia,” ungkapnya.
Syifa sendiri mengaku serasa bermimpi bisa lolos ke Olimpiade, mengingat tampil di Olimpiade merupakan cita-citanya dan akhirnya bisa terwujud.
"Masih ada rasa ga percaya bisa lolos olimpiade, yang ada terharu, bangga, campur aduk semuanya," pungkasnya. *** (Ris)