BANDUNG - Bergelut dengan latihan dan latihan tentunya membuat para atlet dan pelatih menemukan titik jenuh. Kondisi ini harus segera dipahami dan mendapat penanganan serius.
Hal ini sangat dipahami tim Tim silat PON XXI Jabar yang bergerak cepat dan membawa para atlet dan pelatih untuk melakukan refreshing.
"Kami paham betul kondisi menjelang PON ini. Tinggal menghitung hari. Biasanya atlet dan pelatih menemui titik jenuh dan gangguan secara psikologis bahkan cendrung agak tegang,"kata B. Wahyudi, asisten manejer tim PON XXI Jabar Rabu (31/7/2024).
Kondisi tersebut tidak hanya menghinggapi atlet silat. Namun pasti juga dirasakan cabor lain yang tengah mempersiapkan diri ke PON XXI 2024.
Dikatakan Wahyu, pada Jumat dan Sabtu ini (tanggal 2 dan 3 Agustus 2024 ini), tim silat PON XXI Jabar akan melakukan refreshing.
Mewakili manejer tim PON, Yusuf Munawar, Wahyudi mengatakan, tim selama dua hari itu akan melakukan penyegaran psikologis. Selain itu juga akan ada bimbingan spiritual.
"Jadi nanti di sana selain refreshing raga dan pikiran, kita juga memberilan pendampingan spiritual atau bathin. Biar berimbang. Sehingga pulang dari Pelabuhan Ratu atlet dan pelatih benar-benar fresh,"katanya.
Terkait keberangkatan tim ke Sumut, Wahyu mengatakan bahwa tim silat PON Jabar akan berangkat pada tanggal 30 Agustus 2024. Sementara pertandingan silat baru berlangsung tanggal 9 - 13 September 2024.
"Kita sengaja berangkat lebih awal karena sekalian untuk melakukan aklimatisasi. Tapi kita ke daerah Tebing Tinggi dan tidak langsung ke Medan. Karena kondisi cuaca sama saja,"jelas Wahyu.
Ke PON XXI tim silat berjumlah 26 orang terdiri dari 11 ( putri) dan 15 (putra) serta 7 orang pelatih. Para "Jawara" Jabar yang bakal menjemput gelar "Juara" ini akan turun di 20 kelas dan nomor yang dipertandingkan dari 22 nomor yang ada.
Jabar hanya tidak meloloskan 2 kelas atau nomor saat di Babak Kualifikasi PON Solo. Masing-masing tunggal putra Asep Yuldan dan Kelas C Puteri atas nama Wewey Wita. *** (Bang)