JELANG PON XXI/2024 KONI KOTA BANDUNG AKAN BERIKAN UANG SAKU KEPADA ATLET

BANDUNG -Sejauh ini atlet-atlet kota Bandung yang akan tampil di PON XXI/2024 masih tetap mengandalkan superioritas di cabang olahraga bela diri.

Demikian dikatakan Ketua Umum KONI Kota Bandung Nuryadi di kampus UPI Jalan Setiabudi Kota Bandung, Senin (12/8/2024).

“Di pentas PON XX/Papua, baik cabor taekwondo maupun pencak silat keluar sebagai juara umum, dan ini tak lepas dari kontribusi atlet-atlet kota Bandung. Begitu pula di PON XXI September mendatang, cabor bela diri harus memberi kontribusi tinggi bagi kontingen Jabar selain tentunya kontribusi dari cabor-cabor lain juga,” papar Nuryadi.

Nuryadi mengatakan menjelang PON XXI di Aceh dan Sumut, pihaknya akan memberikan uang saku untuk atlet Pelatda yang berasal dari Kota Bandung. Rencananya pemberian uang saku tersebut akan diberikan pada Jumat, (23/08/2024) dan akan dihadiri langsung oleh Pj Walikota Bandung.

“Kami KONI Kota Bandung, sudah melayangkan surat resmi ke Pemkot Bandung perihal jadwal dan tempat acara. Yang Insya Allah akan dilakukan di Pendopo Kota Bandung. Dan ini tempat yang sama saat pemberian uang saku menjelang PON Papua tahun 2021,” ujar Nuryadi.

Lebih dari 350 personil akan dibantu KONI Kota Bandung sesuai dengan arahan Pemerintah Kota Bandung. Dan hal ini – seperti juga disampaikan KONI Jabar, adalah yang tertinggi yang diharapkan bisa memberi kontribusi untuk Jabar Hattrick.

“Kami mendukung untuk Jabar Hattrick dan kami harapkan seluruh atlet, ofisial termasuk pelatih kontingen Jabar bisa berprestasi digelaran PON XXI/2024 di Aceh dan Sumut,” papar Nuryadi.

Saat ini ujar Nuryadi, KONI Kota  Bandung menunggu Surat Keputusan (SK) terakhir dari KONI Jabar. Dan ini merupakan dasar kebijakan pemberian uang saku atlet. Nuryadi berharap sebelum tanggal 23 Agustus SK dari KONI Jabar sudah turun sehingga KONI Kota Bandung bisa langsung memverifikasi dengan apa yang dilaporkan dari Pengcab dan Pengprov.

“Secara umum kami merasa gembira dan bangga karena persaingan di Jabar sangat luar biasa dan ini yang menjadikan Jabar hebat. Hal ini bisa diyakini karena kontribusi atlet dari kota/kabupaten di Jabar sudah merata. Sekarang Kabupaten Banjar sudah ada 3 atlet yang akan berkontribusi di PON XXI,” ungkap Nuryadi.

Tampilnya atlet dibeberapa kota dan kabupaten di Jabar untuk PON bisa menjadi indikasi bahwa pembinaan selama ini sudah on the track. Ini aura dari sebuah multi event yang diselenggarakan oleh Jabar dalam bentuk Porprov.

Nuryadi berpesan kepada atlet kota Bandung yang akan tampil di PON agar tetap menjaga kondisi dan kesehatan misalnya dari sisi pola makan ataupun pola tidur.

“Yang tak pentingnya adalah kekompakan bersama tim serta mengikuti arahan pelatih karena pelatih tentunya sudah menentukan disain bagaimana caranya aklimatisasi di tempat pertandingan sehingga menjelang pertandingan di hari H nya tidak ada hal-hal yang sebelum pertandingan sudah kalah oleh diri sendiri karena alasan sakit dll. Kalah oleh diri sendiri adalah musuh terberat atlet,” ujar Nuryadi. *** (den)


Navigasi