BANDUNG - Tak ada yang perlu diragukan dari dari Persatuan Angkat Berat Seluruh Indonesia (PABERSI) Jawa Barat dalam pembinaan atlet muda potensial. Karena pembinaan di seluruh Kabupaten dan Kota berjalan lancar dan berkesinambungan.
"Untuk generasi atlet angkat berat dari pemantauan kami pembinaan di daerah-daerah sangat baik dan berjalan lancar,"kata Sugito Ketua Umum Pengprov PABERSI Jabar, Senin (28/10/2024).
Sedangkan potensi atlet berkualitas penerus lifter-lifter yang senior, nantinya kata Gito, akan di tentukan di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun 2026 mendatang.
Gito juga menyebutkan bahwa Pengprov PABERSI Jabar juga akan melakukan evaluasi menyeluruh dan berkoordinasi dengan Pengurus Cabang (Pengcab) PABERSI Kota dan Kabupaten se-Jawa Barat.
"Kami pahami jika PABERSI Jabar tidak memiki atlet. Yang kemarin mendapatkan medali emas, perak dan medali perunggu pada PON XXI lalu dan event-event lainnya adalah atlet dari Pengcab Kota dan Kabupaten,"tegas Gito.
Selain pembinaan yang rutin dilakukan Pengcab PABERSI di Kota dan Kabupaten kata ia juga menjelaskan dalam tahun ini akan menggelar Kejurbar Klasik Terbuka.
"Kami merencanakan pada tanggal 5 hingga 8 Desember2024. Tempatnya di GOR Pengda PABBSI Jabar. Ajang ini juga salah satu event untuk memonitor bibit lifter potensial angkat berat Jawa Berat,"ujarnya.
Pada PON XXI lalu di Sumut-Aceh, cabang olahraga (Cabor) angkat berat Jabar tampil sebagai Juara Umum dengan raihan 9 medali emas, 3 perak, dan 2 medali perunggu. Kedua, Riau 3 emas, 6 perak, dan 2 perunggu. Peringkat ketiga, Lampung 2 emas, 1 perak, dan 2 perunggu. Keempat, Kalimantan Timur dengan 1 emas, 0 perak, dan 2 perunggu. *** (Bang)