PERPANI JABAR BOYONG 16 ATLET KE PON XX PAPUA

BANDUNG -  Para Arjuna dan Srikandi Jawa Barat siap bertolak menuju Papua. Para atlet Panahan Jawa Barat itu akan berangkat 24 September 2021 mendatang. Mereka memiliki waktu empat hari untuk aklimatisasi kondisi sebelum tampil di ajang PON XX Papua.

"Untuk berlatih mungkin setibanya di sana akan kita laksanakan, kita tentu saja harus mengenali dulu situasi dan kondisi di sana seperti arah angin, suhu udara dan lainnya," ujar Rahmat Soeparjo pelatih tim Panahan di Media Center PON Jawa Barat Lantai 3 KONI Jawa Barat, Selasa, (22/09/2021).

Selama ini tim Panahan Jawa Barat mempersiapkan dirinya di Komplek Olahraga Pajajaran. Sementara di Lapangan Terbuka Komplek Si Jalak Harupat Soreang, Kabupaten Bandung sebagai penyesuaian kecepatan angin di Kabupaten Jayapura yang akan menjadi venue cabor yang satu ini.

"Namun kami punya waktu lima hari sebelum turun. Kami tiba di Papua tanggal 25 dan akan bertanding mulai 28 September 2021, ini kesempatan kita untuk menyesuaikan kondisi di sana (Jayapura)," kata pria yang akrab disapa Bejo ini.

Kontingen Panahan Jawa Barat memboyong 16 atlet yang terdiri dari 9 atlet putra dan 7 putri. Jawa Barat akan turun 14 nomor yang dipertandingkan. Jawa Barat absen di nomor nasional beregu putri. 

"Tapi kami punya andalan di Mix Double Putri, target kita empat medali emas, sebelumnya kami menargetkan dua tapi KONI optimiastis kita bisa empat," kata   Bejo menegaskan.

Bejo berharap, kondisi di Jayapura sesuai yang diharapkan. Ia berharap lagi, atlet asuhannya bisa bertanding dengan nyaman.

"Dimana saja pertandingannya selalu ada yang berbeda dan pasti aman terjadi hal hal yang memang diluar dugaan, tapi kita harapkan situasi disana senyaman persiaoan kita di Bandung," kata Bejo memungkasi.

Karena situasi saat ini masih dalam kondisi pandemi, tim panahan Jawa Barat menerapkan aturan yang ketat kepada atletnya selama  disana, faktor kesehatan jadi prioritas tim panahan.

"Intinya, kami melarang atlet keluar kamp untuk kegiatan yang tidak penting, kami akan mengawasi secara ketat agar semua fokus kepada lomba nanti," katanya menambahkan. (KONI Jabar)


Navigasi