CHEF DE MISSION KONTINGEN JABAR PON XX SECARA RESMI MELEPAS TIM KARATE JABAR

BANDUNG - Chef de Mission Kontingen Jawa Barat, Setiawan Wangsaatmaja secara resmi melepas tim karate  yang akan bersiap menuju PON XX Papua. Pelepasan dilakukan di El Cavana Hotel Jakan Pasir Kaliki, Minggu (26/09/2021).

Pelepasan yang oleh Sekda Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu disaksikan Anggota DPRD Jawa Barat, Haris dan  Ketua Umum Pengprov FORKI Jawa Barat, Sugianto Hartono serta atlet, para pelatih dan pengurus cabang se-Jawa Barat. 

"Melihat tim karate ini saya kagum, luar, biasa aura kemenangan dari kontingen karate ini sudah sangat terasa, semoga saja ini menjadi kenyataan saat mereka tampil di PON nanti, saya sangat suka kondisi ini" kata Setiawan Wangsaatmaja menerangkan.

Sebagai mantan atlet softball, Setiawan mengaku merasakan betul  aura kemenangan dari para karateka Jawa Barat tersebut.

"Hanya pesan saya, tiga hal yang harus dijaga dan dipupuk dalam sebuah kompak dengan menjalin kebersamaan. Tumbuhkan semangat juang dan terakhir yang penting saat ini menjaga kesehatan. Ini demi kelancaran perjuangan kita di PON Papua," ujar putra mantan Walikota Bandung, Husen Wangsaatmaja ini menjelaskan.

Tim Karate Jawa Barat menargetkan lima medali emas di arena PON XX tahun ini. Kehadirannya di tengah - tengah para atlet karate katanya, tidak ada lain selain memberikan semangat dan motivasi.

"Ternyata, kami lihat para karateka kita sudah sangat siap untuk bertarung, ini hebat sekali, semoga saja target yang mereka pasang dapat terwujud nanti," katanya menambahkan.

Sebagai Chef de Mission, ia akan bertolak menuju Papua Rabu (30/09/2021). Bahkan katanya, keberangkatan akab bersama - sama dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

"Kami pun pasti akan hadir pada acara opening seremonial nanti bersama kontingen Jawa Barat, yang pasti sebelum pembukaan itu semua kontingen berada semua di Papua," katanya lagi.

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov FORKI Jawa Barat, Gianto Hartono, mengungkapkan, tim yang diketuainya dalam kondisi siap. Tidak terkecuali masalah non teknis lainnya yang kemungkinan akan menghadang para atletnya.

"Untuk itu semua sudah kita atasi, tidak ada yang berat kalau persiapan kita maksimal, untuk menghadapi PON ini langkah strategis sudah kita lakukan, tekanan pasti ada," kata pria yang akrab disapa Ogi ini.

Menurut Sekretaris Umum KONI Jawa Barat ini, hanya DKI Jakarta yang merupakan daerah terberat yang akan dihadapinya.

"Dari awal DKI yang jadi fokus perhatian kami, bahkan di PON 2016 atlet kami saling bersaing, tapi kami sudah tekankan kepada semua atlet kondisi ini sikapilah dengan biasa saja, jika dihadapi dengan semangat juang tinggi maka akan mengalahkan segalanya,  kalau ada keinginan kuat, ada restu dari Yang Maha Kuasa dan orang tua, kami yakin  akan tercapai, soal pesaing itu kan hanya psy war saja," katanya mengungkapkan. 

Cabang olahraga karate akan mulai dipertandingkan pada 11 - 14 Oktober 2014. Sedangkan Tim Karate Jawa Barat sendiri bertolak menuju Papua pada 5 Oktober 2021. (KONI Jabar)


Navigasi