CIAMIS - Cabang olahraga atletik Porprov XIV Jawa Barat 2022 berakhir sesuai jadwal, yakni pada Jum'at 18 Desember 2022. Cabang olahraga yang digelar di Lintasan Atletik Prabu Lingga Buana, Kabupaten Ciamis itu digelar selama sembilan hari dari 9 - 18 November 2022.
Selain banyak mendistribusikan medali emas, perak dan perunggu cabang olahraga yang satu ini juga menobatkan Kabupaten Bogor sebagai juara umum. Kabupaten Bogor menempati peringkat pertama dengan total perolehan medali sebanyak 26 medali, 11 emas, 11 perak dan 4 perunggu.
Sedangkan di posisi runner up ditempati Kabupaten Bekasi dengan perolehan 22 medali, 10 emas, 5 perak dan 7 perunggu. Peringkat ketiga ditempati Kabupaten Kuningan dengan mengoleksi 24 medali yakni 9 emas, 9 perak da 6 perunggu.
Di hari terakhir, cabang olahraga atletik diakhiri dengan babak final nomor Lari Estafet 4x400 meter putra. Pada babak final tersebut medali emas disabet empat atlet Kota Bandung, M Ramdan, Raza Caktiaji, Tofik dan Alvin. Pada nomor tersebut kuartet Kota Bandung mencatat waktu tercepat, 3:21:53 detik
Tapi sayangnya kuartet ini gagal merebut emas di nomor Lari Estafet 4x100. Medali emas nomor ini akhirnya direbut kuartet Kab. Bekasi dan Kab. Bogor meraih medali perak. Pada nomor ini Kota Bandung menempati urutan ketiga dengan catatan waktu, 42:01 detik.
Secara keseluruhan pada cabang olahraga atletik hingga berakhirnya Porprov XIV Jabar 2022, Kota Bandung mengumpulkan total 6 medali emas 4 perak dan 9 perunggu.
Sementara, M Ramdan menjadi atlet terbanyak dalam mengoleksi medali yakni 4 emas dan satu perunggu. M. Ramdan mengungkapkan, sebelumnya dia menargetkan lima medali. Namun sayang, katanya, medali emas di nomor 4x100 meter gagal karena kalah cepat dari kuartet Kabupaten Bekasi.
"Ya ada yang lebih cepat dan ini sudah maksimal untuk Kota Bandung," katanya menuturkan.
Di tempat yang sama Ketua PASI Kota Bandung, Cucu Nurdin mengatakan, seharusnya Kota Bandung mendapat delapan medali emas, tapi dua atlet unggulan lainnya batal ikut. "Targetnya delapan, ada dua atlet yang batal ikut dan terakhir kita hanya meraih satu emas," ujar Cucu menegaskan.
Secara keseluruhan kata Cucu, tim atletik cukup bagus dimana Kota Bandung bisa menyaingi daerah lain. Di akhir perhelatan cabang olahraga atletik, Kota Bandung berakhir di peringkat keempat dengan total medali 19 medali yakni 6 medali emas, 4 perak dam 9 perunggu.
Di hari terakhir cabang olahraga atletik memperebutkan delapan medali emas dari delapan nomor yang dipertandingkan. Selain Estafet 4x400 meter dan 4x100 meter putra juga dipertandingan final lempar cakram putra, marathon, lompat tinggi galah putra, estafet 4x100 meter putri dan 3000 meter halang rintang putra.
Medali emas lempar cakram direbut atlet Kab. Cirebon, Agus Supratman yang mencat lemparan terbaiknya,42,69 meter. Estafet 4x100 meter putri Kab. Bekasi berhasil merebut medali emas dengan catatan waktu, 47,48 detik.
Pada nomor marathon medali emas direbut pelarih Kota Depok, Rikki Martin Luther. Pada nomor ini, Rikki mencatat waktu terbaik sampai di garis finis, yakni ,2: 40:30 menit.
Di nomor Lompat Tinggi Galah atlet medali emas direbut atlet Kota Bogor , Idan Fauzan Richsa yang mencatat lompatan terbaiknya, 4,80 meter. ***