JABAR BIDIK JADI PROVINSI PERTAMA RAIH MEDALI EMAS CABOR FUTSAL PUTRI

BANDUNG –  Tim Futsal putri Jawa Barat menyambut PON XXI/2024 dengan serius.  Pemanggilan dan pemilihan pemain dilakukan secara selektif sampai  jadwal latihan pun diatur sedemikian rupa.

Maklum, cabang olahraga futsal merupakan cabang olahraga yang akan mulai dipertandingan secara resmi di ajang PON XXI yang akan digelar di Aceh dan Sumut pada 2024, mendatang.

Jawa Barat sendiri mengejar target menjadi provinsi pertama yang harus merebut medali emas di Pesta Olahraga Nasional Empat Tahunan itu.

“Yang pasti, persiapan menuju Babak Kualifikasi (BK) sudah kita mulai sejak  tiga bulan lalu,” kata pelatih kepala, Arif Kurniawan saat ditemui di GOR Futsal Queen, Jalan Katamso, Kota Bandung.

Arif menegaskan, tim futsal Jawa Barat pada ujungnya akan mengakomodir hingga 16 pemain. “Idealnya memang 14 sesuai regulasi, namun kami sengaja memanggil 16 pemain untuk sebagai antisipasi jika dalam perjalanan yang 14 pemain ada sesuatu, atau cedera jadi yang dua ini bisa masuk,” kata Arif Kurniawan menjelaskan.

Saat ini beberapa pemain sedang memperkuat tim nasional yang tengah mengikuti  Turnamen NSDF Futsal Women Championship Thailand 2023. “Persiapan seminggu sudah dilakukan, lalu latihan lagi setelah schedule timnas putri,” kata Arif yang juga pelatih Timnas Futsal Putri ini menambahkan.

Menurutnya, para pemain yang tidak terpanggil ke Timnas tetap melaksanakan Pelatda persiapan Babak Kualifikasi. Kendala yang tengah dihadapi Tim Futsal Putri ini, masalah regulasi yang akan ditentukan nanti.

“AFP belum mengeluarkan regulasi pastinya, sampai sekarang masih belum jelas apakah pemain amatir atau pro yang diperbolehkan tampil nanti. Tapi belakangan kabarnya pemain yang bisa tampil bebas khusus untuk putrid,” ujar Arif memaparkan.

Sebagai antisipasi, jajaran Tim Futsal Putri Jabar telah melaksanakan seleksi khusus para peman amatir untuk mengantisipasi tetiba turun regulasi yang mengharuskan setiap daerah memainkan pemain amatir.

“Kita telah adakan seleksi lagi, karena  khawatir di pusat sampai sekarang belum jelas amatir atau pro yang main, regulasinya. Intinya Jabar mempersiapkan jika aturan amatir kami siap, pro pun kami lebih siap,” katanya memungkasi. *** (Rief)


Navigasi