23 TAHUN KONI JABAR – GYEONGSANGBUK-DO : DARI TIGA BESAR HINGGA JABAR HATTRICK JUARA

BANDUNG –  Tanggal 6 September 2023, genap 23  tahun kerja sama KONI Jawa Barat dengan  Gyeongsangbuk-Do Sports Council, terjalin.

Prof, DR, M Muhamad Budiana merupakan Ketua Umum KONI Jawa Barat ketiga yang menjalin kerja sama setelah, Aziz Syarif (alm) dan  Ahmad Saefudin.

Penanda tanganan  kerja sama pertama kali dengan provinsi di bagian Korea Selatan, Gyeongsangbuk-Do itu terjalin pada 28 Juli 2010  di Korea Selatan yang dilakukan langsung, Ketua Umum KONI Jawa Barat, Alm. Aziz Syarif bersama Gubernur Ahmad Heryawan.

Skala prioritasnya kala itu, PON XVIII/2012 di Riau dimana beberapa cabang olahraga unggulan  ditangani para  pelatih dari  Korea Selatan (Korsel) untuk memenuhi target meraih posisi “Tiga Besar”, yaitu, Atletik  Marathon : Lee, Chang Woo Atletik Jump: Kim Jun Hyung, Gulat Freestyle: Lee Jae Wook, Gulat Grego : Shi Jin Chul, Bowling, : Kim Yoong Ju, Panahan : Lee Hang Jun, Tinju : Cheon In, Taekwondo : Lee Woolinara, Menembak: Jung Ki Won, Judo : Chae Mu Gi dan Anggar : Yun In Chul.

Bahkan, saat kedatangannya ke Provinsi Jawa Barat, 11 perwakilan Gyeongsangbuk- Do menyalurkan bantuan dana sebesar 20 ribu USD untuk enam cabang olahraga berpotensi mendulang emas dalam bentuk peralatan masing-masing untuk, menembak, tinju, judo, panahan, bowling serta gulat.

Faktanya melalui kerja sama itulah, Jawa Barat melampui target yang dicanangkan, bukan lagi “Tiga Besar”  tetapi keluar sebagai runner up atau peringkat dua PON XVIII/2012 Riau dengan total raihan 279 medali,  104 medali emas, 79 perak dan 101 perunggu.

Melihat hasil yang begitu menggembirakan, kerja sama dengan Gyeongsangbuk- Do kembali dilakukan tepatnya medio Januari 2015. Kerja sama ini merupakan pengokohan menyusul Jawa Barat akan bertindak sebagai tuan rumah PON XIX/2016.

Dengan Motto ‘Jabar Kahiji’ KONI Jawa Barat kembali mengulangi kerja sama dengan provinsi yang sama dari Korea Selatan itu.  Alhasil, di PON XIX/2016, target Jawa Barat mencapai ‘Jabar Kahiji’ terpenuhi dengan total raihan 531 medali, 217 emas, 157 perak dan 157 perunggu.  

Eforia juara umum di PON XIX/2016 bukanlah akhir segalanya. KONI Jawa Barat memokuskan untuk menghadapi PON berikutnya di Papua. Tepat pada 5 Desember 2017, penanda tanganan kerja sama dengan mereka kembali dilakukan dimana motto kali ini adalah ‘Jabar Kahiji, Jabar Ngahiji.”

Penanda tanganan dilakukan langsung Ketua Umum Ahmad Saefudin.  Sementara dari pihak Gyeongsangbuk- Do Council dilakukan Park Eui Sik  di  Hotel Preanger dengan tema kerja sama  transfer ilmu antar universitas yang ujungnya  kembali menyiapkan  pelatih-pelatih terbaiknya untuk mentransfer ilmu kepada para pelatih asal Jabar.

 

Sementara KONI Jabar segera menindak lanjutinya dengan mengirimkan para mantan atlet untuk dibina menjadi calon pelatih di Gyeongsanbuk – Do melalui pelatihan cabang olahraga untuk memperluas kerja sama tersebut.

Hasil dari kerja sama ketiga kalinya itu ternyata Jawa Barat  melejit dan membuahkan hasil yang sangat menggembirakan dimana  Pada PON XX/di Papua 2012 lalu, Kontingen Jawa Barat keluar sebagai juara umum dengan total raihan 353 medali : 133 emas, 105 perak dan 115 perunggu.

Dari target awal Tiga Besar, Jabar Kahiji hingga Jabar Kahiji, Jabar Ngahiji terpenuhi dengan upaya kerja sama tersebut.

Atas hasil yang sudah terbukti, fakta dan nyata, maka  pada 5 September 2023,  kerja sama  serupa dilanjutkan kembali oleh kepengurusan KONI Jawa Barat dibawah kepemimpinan M. Budiana.

Kerja sama dengan Gyeongsangbuk – Do yang ditanda tangani langsung M. Budiana dengan  menitik beratkan kepada  tata laksana pengaturan pengiriman pelatih olahraga menuju Jabar Hattrick Juara di ajang PON XXI/2024 di Aceh dan Sumut.

Kemudian sebagi tindak lanjut, KONI Jawa Barat akan mengirimkan perwakilannya ke Korea Selatan dalam rangka penjajakan kerja sama tersebut sekaligus memonitor atlet-atlet yang sudah dikirimkan ke Gyeongsangbuk-Do .

“Terima kasih sekali kalau kerja sama antara KONI Jabar dengan Gyeongsangbuk-Do Sport Council yang terjalin sejak 2010 telah membawa hasil luar biasa untuk atlet Jabar," ujar, M Budiana.

"Jika memungkinkan, dalam kesempatan ini juga rombongan KONI Jabar yang berada di Korea Selatan saat ini bisa berbicara lebih dalam membahas pengembangan lainnya dari cabor-cabor yang selama ini dibina Gyeongsangbuk-Do seperti gulat, judo, menembak, panahan dan tinju,” katanya menambahkan.

Melalui komunikasi jarak jauhnya, Ketua Komite Olahraga Gyeongsangbuk-Do, Mr. Kim Jum Du, berharap kerja sama keempat kalinya ini bisa kembali membuahkan hasil yang positif pada PON XXI 2024, mendatang.

“Saya berharap, sebelum tahun 2023 berakhir saya bisa bertemu dengan Mr. Budiana. Kami juga mendukung Jabar bisa juara umum yang ketiga kalinya pada PON XXI/2024,” katanya.

Ada empat cabor yang telah menjalin kerja sama dengan Gyeongsangbuk-Do Sports Council dalam hal pelatihan dan juga try out sata ini yaitu ,Judo, Gulat, Tinju dan Panahan. Cabang olahraga Judo dan Gulat telah dikirimkan lebih dulu guna pematangan. *** (Rief)


Navigasi