‘TERIMA KASIH KONI JABAR DAN PBSI JABAR’

BANDUNG – KONI Jawa Barat dan Pengprov PBSI Jawa Barat mendapat apresiasi tinggi dari Pengrus Pusat PBSI (PP PBSI) menyusul suksesnya pelaksanaan Babak Kualifikasi PON XXI/2024 Wilayah VI yang diselenggarakan di GOR Tri Lomba Juang, Kota Bandung, beberapa waktu lalu.

“Atas nama PP PBSI, kami berterima kasih kepada KONI Jabar dan Pengprov PBSI Jabar yang begitu apresiasi terhadap pelaksanaan Pra PON Wilayah VI di Bandung,  semua  berjalan sangat bagus dan kami sangat senang,” kata Mimi Irawan Techinical Delegate (TD) Cabang Olahraga Bulutangkis untuk PON XXI/2024, mengungkapkan.

Fakta memang membuktikan, wajah GOR Tri Lomba Juang saat diselenggarakannya Babak Kualifikasi PON XXI/2024, jauh berbeda dengan kondisi sebelumnya. Mimi Irawan mengakui kapasitas GOR tersebut benar-benar layak untuk menyelenggarakan sebuah even besar sekelas Pra PON.

 “Saya melihat gedungnya diperbaiki, kami sangat senang. Artinya ketika masuk ke GOR kondisinya sangat layak untuk menggelar sebuah even besar,“ kata Mimi Irawan yang juga Ketua Bidang Turnamen dan Perwasitan PP PBSI, menuturkan.

Alhasil, ajang tersebut menjadi sebuah ajang test event yang wajib ditiru oleh PB PON XXI/2024 saat pelaksanaan pertandingan cabor bulutangkis yang akan digelar di Medan, 8 September 2024, mendatang.

“Sekali lagi, kami ucapkab terima kasih, kami senang terutama tuan rumah dalam hal ini Pengprov dan KONI Jabar bisa memboyong dan bekerja sama dengan sponsor sehingga bisa menyelenggarakan Babak Kualifikasi dengan sangat baik, makanya saya undang KONI dan PB PON dari Sumut agar bisa melihat seperti apa standar pelaksanaan PON nanti,” ujarnya.

Selain itu, kata Mimi, Jawa Barat menjadi venue Babak Kualifikasi Wilayah VI dipilih karena secara jarak dengan pusat (Jakarta) lebih dekat. “Kita memang menetapkan enam wilayah secara serentak, Jawa Barat kita pilih karena dekat dengan Jakarta, apalagi masing-masing Pengprov punya hubungan baik dengan KONI daerahnya,” katanya.

Mimi menjelaskan bahwa pelaksanaan Pra PON untuk cabang olahraga buklutangkis bukan kalendernya PP PBSI, namun merupakan kalender pemerintah hanya saja PBSI daerah yang bertindak sebagai pelaksana.

“Untuk bidang perwasitannya pusat yang menujuk dimana status wasit yang memimpin di masing-masing wilayah adalah nasional sehingga semuanya netral dan tidak mungkin pelaksananya daerah terus wasitnya juga dari daerah,” katanya menegaskan lagi.

Menurut Mimi ada enam wilayah yang ditunjuk KONI Pusat, semantara Jawa Baat masuk ke wilayah Jawa DKI dan  Jatim.  “Di Jawa Barat ada Sumbar, Jambi, Kepri dan Riau, sementara pelaksanaan PON nanti akan digelar GOR Kanci Medan mulai 8 sampai 21 September 2024, yang pasti semuanya fair,”  kata Mimi. *** (Rief)


Navigasi