BANDUNG - Ketua Umum KONI Jawa Barat Muhammad Budiana melepas para atlet biliar Jabar yang akan melaksanakan Babak Kualifikasi (BK) PON XXI 2023 bertempat di salah hotel di Kota Bamdung, Senin (25/09/2023).
BK PON biliar sendiri akan berlangsung mulai 4 - 16 November di Tangerang, Provinsi Banten.
"Saya titip jaga rasa percaya antara atlet dan pelatih. Tim harus kompak. Semua atlet harus dapat berjalan bersama-sama. Jangan ada satu tim malah tidak berjalan bersama,"kata Budiana.
Wakil rektor III Universitas Pasundan (Unpas) ini memberi sebuah contoh cerita ibarat tentara yang tidak mengikuti instruktur atau komandannya yang dalam hal ini dimaksud pelatih. Sehingga katanya, saat terjadi pertempuran para tentara (para atlet), gagal fokus. Sehingga senjatanya menembaki teman sendiri.
Ini artinya kata Budiana jangan sampai terjadi pada tim biliar Jabar saat menghadapi BK PON nanti.
"Jaga soliditas dan kebersamaan sesama atlet dan juga mendengar petunjuk dan arahan pelatih. Agar saat bertanding di BK nanti atlet siap berhadapan dengan lawan-lawanya, sesuai arahan dan latihan yang diberikan pelatih. Jadi tidak akan salah sasaran atau salah tembak seperti tentara yang tidak mendengar komandannya,"ucapnya.
Hadir pada kesempatan itu para atlet yang dilepas yang berjumlah 18 orang, Ketua Pengprov POBSI Jabar Rudi Kadarisman, manejer tim biliar Jabar Bang Zaiman, Ketua Harian KONI Arief Prayitno, Sekum KONI Jabar Gianto Hartono, Wakil Ketua V Aan Johana, Kabid Binpres KONI Jabar Arief Hadiana dan Anggota Binpres KONI Jabar Kapten Fatur.
Budiana juga mengingatkan para atlet biliar Jabar, agar jangan menganggap BK PON sepele karena olahraga permainan.
"Jangan. Tetap serius dan fokus. Bahaya jika terpeleset. Dan jangan pernah anggap sepele BK PON ini jika tidak ingin menyesali hasil perbuatan karena terlalu menganggap BK adalah sepele,"katanya.
"Ini barangkali akhir nasehat saya. Yaitu berdoa dan mintalah kepada Tuhan agar dimudahkan mendapat prestasi yang terbaik di BK nanti. Saya hanya minta 3 emas di BK nanti dan banyak meloloskan atlet ke PON 2024. Nah kalau sudah di PON Sumut-Aceh saya minta 5 medali emas,"ucap Budiana menambahkan.
Pada kesempatan itu, Budiana juga berjanji akan hadir pada BK PON Biliar. "Saya janji akan hadir. Tapi tidak akan membetitahukan pak Rudi. Diam-diam saja,"janjinya.
Sementara itu kehadiran Ketua Umum KONI Jabar bagi Rudi Kadarisman pada pelepasan atlet biliar ke BK PON, adalah kehormatan dan motivasi yang luar biasa.
"Luar biasa. Jarang terjadi kami tidak hanya dihadiri Ketua Umum, tapi juga Ketua Harian pak Arief Prayitno, Wakil Ketua Kang Aan Johana, Sekum Pak Gianto Hartono dan Binpres KONI Jabar Kang Arief Hardiana. Ini benar-benar kehormatan bagi POBSI Jabar,"kata Rudi.
Dirinya secara pribadi mau pun lembaga menyampaikan terimakasih atas kehadiran jajaran KONI Jabar dan memberikan motivasi saat melepas atlet.
"Semoga apa yang kita cita-citakan bersama dapat terwujud. SemogabTuhan mendengar doa kita semua,"kata Rudi yang juga penasehat KONI Jabar ini. *** (Bang)