ARUNG JERAM JABAR MENDOMINASI DI HARI PERTAMA BK PON XXI

SUKABUMI - Tim arung jeram Jawa Barat mampu mendominasi babak kualifikasi (BK) PON XXI wilayah II yang digelar di Sungai Citarik, Kabupaten Sukabumi. Dari 8 nomor yang sudah dipertandingkan, Jabar berhasil meraih enam medali emas dan dua perak.

Pada hari pertama pertandingan, Selasa (26/9/2023), tim Jabar mampu meraih medali emas dari nomor R4 sprint putra dan putri, serta nomor R6 sprint putra. Sementara di nomor R6 sprint putri, tim Jabar harus puas meraih medali perak.

Pada nomor R4 sprint putra, tim Jabar berhasil finish tercepat dengan catatan waktu 02 menit 50,55 detik. Dengan mengalahkan tim DKI Jakarta yang mencatatkan waktu 03 menit 05,99 detik dengan raihan medali perak dan tim Banten yang meraih perunggu dengan catatan waktu 03 menit 11,68 detik.

Jabar mampu mengawinkan medali emas di nomor R4 sprint setelah finis pertama dengan catatan waktu 03 menit 32,18 detik. Disusul tim DKI Jakarta di posisi kedua dengan catatan waktu 03 menit 35,80 detik dan tim Jateng dengan catatan waktu 04 menit 00,09 detik di posisi ketiga.

Dominasi Jabar kembali terlihat di nomor R6 sprint putra, menjadi yang terbaik dengan catatan waktu 02 menit 50,78 detik. Unggul atas tim DKI Jakarta yang mencatatkan waktu 03 menit 06,02 detik serta tim Jateng yang mencatatkan waktu 03 menit 10,47 detik dengan raihan medali perunggu.

Sementara di nomor R6 sprint putri, tim Jabar gagal meraih medali emas, sedangkan medali emas di nomor R6 sprint putri diraih tim DKI Jakarta, serta medali perunggu oleh tim Jateng.

Dominasi tim arung jeram Jabar berlanjut di hari kedua pertandingan, Rabu (27/9/2023). Tim Tatar Pasundan berhasil sapu bersih empat nomor yang dipertandingan pada hari kedua pertandingan babak kualifikasi PON XXI cabang olahraga arung jeram wilayah II.

Yakni di nomor R4 head to head putra dan putri serta R6 head to head putra dan putri. Di nomor R4 head to head putri, tim Jabar berhasil mengalahkan DKI Jakarta di partai puncak.

Sementara di nomor R6 head to head, tim putra Jabar harus puas dengan medali perak. Sedangkan tim putri Jabar mampu memastikan medali emas nomor R6.

Keberhasil tim arung jeram Jabar, disambut antusias Ketua Umum KONI Jabar, M. Budiana dan jajaran yang secara langsung melihat perjuangan atlet di Sungai Citarik, Kabupaten Sukabumi bersama Ketua Umum FAJI Jabar, Dian Rahadian dan jajaran pengurus lainnya. Rasa bangga dan haru terlihat di jajaran tim ofisial Arung Jeram Jabar maupun jajaran pengurus FAJI Jabar dan KONI Jabar.

"Hasil ini sangat luar biasa dan harus terus dipertahankan pada saat PON XXI nanti di Aceh Tenggara. Saya mendengar langsung dari kontingen provinsi lain soal kemampuan atlet Jabar, itu yang membuat saya makin bangga," kata Budiana.

Keberhasilan yang diraih tim arung jeram Jabar di babak kualifikasi PON XXI, lanjut Budiana, menjadi bukti perjuangan dan kerja keras pada atlet, pelatih serta seluruh jajaran tim ofisial. Selain itu, organisasi FAJI Jabar yang solid sangat mendukung pencapaian prestasi yang diraih. 

"Organisasi dan prestasi di cabang olahraga itu saling berkaitan. Tanpa dukungan organisasi yang sehat dan solid, akan sangat sulit prestasi yang diraih. Ini dibuktikan oleh arung jeram dengan organisasi FAJI Jabar yang solid dibawah pimpinan Kang Dian Rahadian," Budiana menegaskan.

Pelaksanaan babak kualifikasi PON XXI cabang olahraga arung jeram wilayah II diikuti oleh provinsi di wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Yakni Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, serta Nusa Tenggara Barat.

Sebanyak 16 nomor dipertandingkan untuk memperebutkan tiket tampil pada PON XXI tahun 2024 di Sungai Citarik, Sukabumi, Jawa Barat, 25-30 September 2023. Yakni nomor R4 dan R6 putra putri kelas open dengan kategori sprint, head to head, slalom, dan down river race. *** (Ris)


Navigasi