BANDUNG - Peningkatan pembinaan olahraga prestasi dilakukan KONI Kota Bandung untuk bisa menghasilkan atlet berprestasi dan bisa menjadi atlet berprestasi menopang olahraga prestasi di Jawa Barat, sekaligus mengeliatkan industri olahraga prestasi di Kota Bandung dan Jabar.
KONI Kota Bandung akan menggelar Pekan Olahraga Tunggal Event (Portue) Bandung Championship 2023 dengan mempertandingkan 32 cabang olahraga dan diprediksi akan diikuti sekitar 10 ribu atlet, yang akan digelar di Bandung, pada 24 - 31 Oktober 2023.
"Sesuai dengan program KONI Bandung dalam meningkatkan pembinaan untuk prestasi, kami tahun ini menggelar Portue, yang akan diikuti 32 cabor dan diprediksi diikuti sekitar 10 ribu atlet digelar pada akhir Oktober nanti, ajang ini juga bisa menjadi industri olahraga di Bandung dan Jabar,” ungkap Ketua KONI Kota Bandung, Nuryadi, pada saat memberi keterangan kepada media, di Aula KONI Kota Bandung, Jln Jakarta Bandung, Rabu, 6 September 2023.
Nuryadi mengatakan, Portue sendiri merupakan modifikasi dari Walikota Cup yang setiap tahun digelar oleh Pengcab yang ada di KONI Kota Bandung. Dari hasil ini sudah banyak atlet berprestasi membela Kota Bandung, Jawa Barat, hingga ke internasional.
"Biasanya event Walikota Cup digelar oleh Pengcap dengan waktu yang tidak tentu dan sekarang diberi nama Portue. Sudah banyak atlet-atlet handal Kota Bandung berasal dari Portue ini, bahkan bisa membela JAbar hinggal Indonesia,” tegasnya.
Pihaknya menjelaskan hanya 32 cabor saja yang akan terlibat dalam Portue ini, padahal Pengcab sendiriada sekitar 76 Pengcab, hanya saya ada 32 cabor ini yang sudah biasa menggelar Walikota Cup setiap tahunnya dan mereka siap menggelar Portue.
"Tahun ini ada 32 Cabor yang masuk di Portue, kenapa 32 cabor karena mereka ini yang sudah biasa menggelar Walikota Cup, Kejurcab, atau kejuaraan antar klub, mungkin tahun depan bisa bertambah lagi," Tegasnya.
Nuryadi juga menjelaskan dalam Portue ini berbeda dengan pekan olahraga lainnya seperti Porprov atau PON, dimana perbedaan kalau Porprov dan PON ada akumulasi raihan medali setiap daerah, sedangkan di Portue terpisah dan tidak ada akumulasi raihan medali.
"Ini kejuaraan hanya tunggal event jadi tidak ada akumulasi raihan medali dan juga yang menggelarnya Pengcab masing-masing," Katanya.
Wakil Ketua 2 Bidang Prestasi Lius Risnuwanto menambahkan untuk Portue ini rencananya akan digelar di beberapa venue di Bandung. "Rencana kita akan mengadakan di Koplek SPOrT Jabar Aramanik, Konplek Olahraga Padjajaran, Lodaya, UPI, selain itu pembukaan sendiri direncanakan akan dilakukan di Yout Center Arcamanik Bandung," ujarnya.
Selain itu pihaknya juga mengutarakan kalau ajang Portue ini KONI Kota Bandung sudah melakukan sosialisasi kepada pemerintah dan Pencab dan juga susah melaunching maskot. Untuk maskot sendiri mengambil satwa burung kutilang dengan diberi nama Mang Pandu.
"Kita sudah melaunching maskot berupa burung kutilang dengan diberi nama Mang Pandu, yang kepanjangan dari Maskot Kutilang Portue Bandung," Pungkasnya. *** (Ris)