BANDUNG - Cabang olahraga renang menjadi satu-satunya cabang olahraga yang mengalami perubahan besar. Berbeda dengan cabang atletik, cabang olahraga renang banyak mengalami perubahan terutama pada nomor pertandingannya.
Alhasil, data pun sulit didapat pada cabang olahraga ini sehingga atlet-atlet yang berprestasi kala itu kesulitan untuk dicatat dan jauh berbeda dengan cabang olahraga atletik yang lebih mudah karena sejak PON I di Surakarta hingga PON II di Jakarta tidak mengalami perubahan secara signifikan.
Meski demikian, perhelatan PON II/1951 di Jakarta yang diselenggarakan selama tujuh hari, 21- 28 Oktober, itu tetap didapat sebuah gambaran dimana dengan terselengaranya PON kali keduanya itu telah memberikan bukti bahwa keolahargaan di Tanah Air mulai saat itu sudah mengalami kemajuan dalam pembinaan.
Namun, hasil PON II bukanlah ukuran dan paramater yang baku sehingga belim sepenuhnya memberikam kepuasan dengan alasan situasi dan kondisi yang belum seratus persen memungkinkan.
Pada saat PON II diselenggarakan di Jakarta, prestasi olehraga di beberapa negara sudah lebih dulu mengalami kemajuan dan peningkatan.
Akan tetapi, hasil akhir PON oleh semua kalangan dan pembina olahraga pada waktu itu tetap menjadi sebuah penilaian yang maksimal yang sudah dapat dicapai baik kemajuan dari sektor peningkatan prestasi serta sisi penyelenggaraan, penataan administrasi maupun organisasi.
Penyelenggaraan PON II di Jakarta menambah pengalaman dan menjadi pelajaran para pembina dan pelaku olahraga di kala itu. Dari PON II di Jakarta pula telah dapat diketahui sejuah mana perkembangan atlet-atlet yang terlibat di PON II dan PON berikutnya. *** (Rief)