PON XXI/2024 MOMENTUM KEBANGKITAN SOFT TENNIS

BANDUNG – Cabang olahraga soft tennis akhirnya resmi dipertandingkan di PON XXI/2024 Aceh-Sumatera Utara. Pada babak kualifikasi beberapa waktu lalu terdapat 88 atlet putra dan 71 atlet putri dari 16 provinsi yang berlaga pada 7 nomor pertandingan.

Adapun kuota Soft Tennis untuk PON mendatang di luar tuan rumah berjumlah 90 atlet. Soft Tennis mencatatkan sejarah karena untuk pertamakalinya secara resmi  dipertandingkan pada multievent terbesar di Indonesia tersebut.

Seperti diketahui, soft tennis pada PON XIX/2016 di Jawa Barat sudah mengikuti ekshibisi. Kemudian pada PON XX/2021 di Papua, soft tennis harusnya bisa ikut tetapi karena keterbatasan, Soft Tennis belum diberikan kesempatan untuk bertanding.

Ketum KONI Pusat Marciano Norman menekankan agar soft tennis memanfaatkan momentum perdana dipertandingkan pada PON.

“Ini PON pertama yang mempertandingkan Soft Tennis, oleh karena itu harus dimanfaatkan sebaik-baiknya agar masyarakat Indonesia melihat potensi Soft Tennis,” ujar Marciano.

Marciano berharap, kedepannya Pengurus Pusat Persatuan Soft Tennis Indonesia (PP.PESTI) perlu mengoptimalkan sosialisasi Soft Tennis hingga ada pengurus di 38 provinsi.

Cabor soft tennis punya potensi berkembang di seluruh provinsi di Indonesia karena ketersediaan lapangan tenis. Soft tennis sudah berprestasi di level Asia Tenggara ketika mempersembahkan 2 emas, 2 perak dan 1 perunggu pada SEA Games Kamboja 2023.

Lantas apa itu cabor soft tenis ? Soft tennis  adalah olahraga permainan bola kecil yang mirip dengan tenis lapangan yang pertama kali dikembangkan di Jepang pada tahun 1885.

Lapangan yang digunakan sama dengan lapangan tenis biasa, sedangkan raketnya biasanya berukuran lebih kecil dan bobot yang lebih ringan.

Yang paling menonjol perbedaannya adalah penggunaan bola karet yang lentur dan lebih ringan dibanding bola tenis biasa yang keras dan memiliki kecepatan yang sangat tinggi apabila dipukul.

Dengan bola yang lebih ringan dan lentur pantulan bola tidak akan jauh dari garis lapangan permainan sehingga secara fisik tidak menguras tenaga yang lebih banyak jika dibandingkan dengan tenis biasa.

Keunggulan inilah yang mengakibatkan soft tenis sangat cocok untuk olahraga permainan bagi anak-anak hingga orang tua. Soft Tenis tidak memerlukan lapangan khusus karena menggunakan lapangan tenis biasa.

 Perbedaan Soft Tenis dengan tenis biasa terdapat pada bola. Bola yang digunakan untuk Soft Tenis lebih ringan. Selain itu perbedaan lainnya terletak pada raket. Raket yang digunakan pada Soft Tenis berukuran lebih kecil dan ringan dari pada tenis biasa. *** (den)


Navigasi