BANDUNG - Persiapan lewat latihan keras kini terus dilakukan cabor tinju Jabar ke PON XXI/2024 di Aceh dan Sumut, dan rencananya pada minggu ketiga Januari 204 semua atlet tinju dikumpulkan untuk persian PON XXI.
“Yang masuk Pelatda tahap pertama lolos 10 petinju sementara tahap kedua yang lolos antara atau 6 petinju , jadi total ada 16 petinju. Pada babak kualifikasi yang perama petinju Jabar mendapat 4 emas, 2 perak dan 5 perunggu. Ementara pada BK kedua mendapat 1 emas, 1 perak dan 4 perunggu,” ujar asisten pelatih Pertina Jabar, Dadan Alamanda, Kamis (7/1/2024).
Dadan mengatakan pada BK cabor tinju PON XXI, semua petinju Jabar medapat medali Sementara untuk kelas 64 kg kebawah yang diambil adalah para semifinalis. Akan halnya kelas 67 kg sampai kelas berat diambil finalis dan tiga terbaik.
Saat ini usai BK semua alet dikembalikan kedaerahnya masing-masing atau disasana dan pengcab masing-masing dan berlatih rutin untuk menjaga kebugaran tubuh, fisik dan tekniknya supaya nanti sat dipanggil pelatda secara fisik dan tehnik tidak nol lagi.
“Kalau misalnya pulang tidak berlatih, tentu semuanya akan kembali ke nol lagi. Saya juga berpesan kepada pelatih dan pengurus didaerah masing-masing untuk terus memantau latihan mereka supaya ketika dipanggil Pelatda tinggal meneruskan pola latihan yang sudah ada,” ungkap Dadan.
Disinggung soal peta persaingan cabor tinju di PON XXI, Dadan mengatakan saat ini hampir merata Meski demikian kekuatan lawan tetap harus diwaspadai, misalnya petinju-petinju dari Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan kemudian tuan rumah Sumatera Utara, DKI Jaya dan Papua Barat.
Diakhir perbincangan, Dadan Berharap KONI Jabar bisa mensuport petinju Jabar secara maksimal supaya atlet dan pelatih juga habis-habisan berjuang di arena pertandingan.
“Dengan suiport yang memadai, atlet dan pelatih tidak perlu memikirkan apa-apa lagi, tinggal tampil maksimal di PON dan berjuang unjtuk mewujudkan Jabar hattrick,” ujar Dadan. *** (Adi)